Minggu, 19 Juli 2026

Kontroversi Lagu 'Erika' dari Himpunan Mahasiswa Tambang ITB yang Liriknya Dinilai Melecehkan Perempuan, Pihak Kampus Minta Maaf dan Lakukan Evaluasi

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 15 April 2026 | 15:30 WIB
Potret Mahasiswa ITB nyanyikan lagu Erika yang menuai kontroversi karena liriknya terlalu vulgar dan mengandung unsur pelecehan terhadap wanita (Instagram/viral.sekalii)
Potret Mahasiswa ITB nyanyikan lagu Erika yang menuai kontroversi karena liriknya terlalu vulgar dan mengandung unsur pelecehan terhadap wanita (Instagram/viral.sekalii)

Lirik lagu yang terlalu vulgar dianggap sebagai sebuah kelalaian dari pihak kampus karena tidak melihat perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat saat ini.

"Kami dengan tegas mengakui bahwa konten dalam penampilan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan," ujarnya.

"HMT-ITB dengan tegas menyatakan bahwa kami tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu atau kelompok manapun," tandasnya.

Baca Juga: Terungkap! Pencipta dan Asal-usul Lagu Erika yang Bergema di HMT ITB, Begini Faktanya

Sebagai tindak lanjut, pihak kampus menyatakan telah menurunkan seluruh konten terkait lagu tersebut dari kanal resmi HMT ITB, termasuk video tahun 2020 yang kembali beredar di media sosial.

Selain itu, ITB juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan kemahasiswaan, terutama yang berkaitan dengan konten dan pengawasan acara, sehingga kejadian serupa tak terulang kembali di masa depan.

"Kami melakukan evaluasi internal secara komprehensif terhadap konten, pelaksanaan, serta pengawasan kegiatan atas lagu terkait dan lagu yang mengandung unsur serupa," tegasnya.

Kampus juga menegaskan komitmennya untuk tidak menoleransi terhadap segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu maupun kelompok.

Baca Juga: Deretan Fakta Lagu Erika yang Viral dinyanyikan Oleh Himpunan Mahasiswa Tambang ITB

"Kami juga akan serta meninjau kembali standar dan pedoman kegiatan organisasi agar selaras dengan nilai-nilai etika yang berkembang di lingkungan Kampus ITB dan dalam masyarakat," pungkasnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa ruang akademik tidak hanya soal kebebasan berekspresi, tetapi juga tanggung jawab dalam menjaga nilai etika dan sensitivitas sosial.

Publik pun berharap kejadian serupa tidak terulang, serta mendorong kampus untuk lebih selektif dalam mengawasi kegiatan mahasiswa ke depannya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: itb.ac.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X