Minggu, 19 Juli 2026

Kontroversi Lagu 'Erika' dari Himpunan Mahasiswa Tambang ITB yang Liriknya Dinilai Melecehkan Perempuan, Pihak Kampus Minta Maaf dan Lakukan Evaluasi

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 15 April 2026 | 15:30 WIB
Potret Mahasiswa ITB nyanyikan lagu Erika yang menuai kontroversi karena liriknya terlalu vulgar dan mengandung unsur pelecehan terhadap wanita (Instagram/viral.sekalii)
Potret Mahasiswa ITB nyanyikan lagu Erika yang menuai kontroversi karena liriknya terlalu vulgar dan mengandung unsur pelecehan terhadap wanita (Instagram/viral.sekalii)

SketsaNusantara.id - Belum rampung kasus pelecehan verbal yang dilakukan belasan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI), dunia akademik kembali tercoreng dengan kegiatan mahasiswa yang dinilai mengandung unsur pelecehan terhadap perempuan.

Sebuah video menunjukkan penampilan pertunjukan Orkes Semi Dangdut (OSD) Himpunan Mahasiswa Tambang dari Institut Teknologi Bandung atau HMT ITB, belum lama ini viral di media sosial.

Dalam cuplikan video yang beredar, terlihat sejumlah mahasiswa berdendang dan berjoget bersama menyanyikan lagu berjudul "Erika".

Video tersebut menuai sorotan tajam karena lirik lagu yang dinilai terlalu vulgar dan mengandung unsur pelecehan seksual terhadap perempuan.

Baca Juga: Lagu Erika dari Himpunan Mahasiswa Tambang ITB Viral di Media Sosial, Warganet Kritik Lirik yang Dianggap Terlalu Seksis

Cuplikan video orkes berdurasi 4 menit beredar luas setelah diunggah pertama kali oleh akun X @iPoopBased pada hari Senin, 13 April 2026, yang seketika menuai kritik dan menyulut kemarahan publik.

Bukan tanpa alasan, hampir seluruh bagian liriknya menyiratkan kalimat tak senonoh dan berkonotasi seksual yang dianggap merendahkan perempuan.

Banyak yang mengkritik aksi mahasiswa HMT bahkan ada juga perempuan yang ikut berdendang dalam orkes tersebut dan mempertanyakan sensitivitas gender di lingkungan kampus.

Usai video tersebut viral, pihak kampus akhirnya buka suara. Melalui situs resminya, ITB menyampaikan permintaan maaf atas beredarnya video yang menimbulkan keresahan publik.

Baca Juga: Viral Dugaan Pelecehan Seksual Guru Besar Unpad terhadap Mahasiswi Exchange, Bukti Chat Picu Kecaman

Pihak kampus juga memahami adanya keprihatinan publik terhadap sensitivitas isu tersebut serta menyampaikan empati, khususnya kepada perempuan dan berbagai pihak yang merasa dirugikan.

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik," begitulah pernyataan tertulis dari Himpunan Mahasiswa Tambang ITB yang diunggah di laman resmi Institut Teknologi Bandung pada hari Rabu, 15 April 2026.

"Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini dan menyampaikan keprihatinan serta empati kepada masyarakat, khususnya perempuan," lanjutnya.

Dalam klarifikasi tersebut, pihak kampus menjelaskan bahwa orkes yang digelar merupakan salah satu unit kegiatan HMT ITB dan lagu Erika sudah dibuat sejak tahun 1980-an.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: itb.ac.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X