Kodok liar sering membawa parasit, bakteri (seperti Salmonella atau Listeria), atau cacing yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius.
Sementara itu, DPR RI juga mendukung langkah BGN untuk menghentikan sementara dapur SPPG yang tak memenuhi standar sebagai upaya menjaga kualitas keamanan program MBG.
Baca Juga: Tegas! BGN Hentikan Insentif Mitra MBG Jika Fasilitas Tak Layak atau Gagal Operasi
Perlu adanya pemenuhan sertifikat laik higiene dan sanitasi (SLHS) untuk mematikan setiap layanan memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.
"Langkah korektif ini sebagai bagian dari proses penjaminan mutu. Program yang menyasar masyarakat luas, khususnya anak-anak, memang harus dijaga kualitas dan keamanannya," kata Netty Prasetiyani Aher, anggota Komisi IX DPR RI dalam keterangan tertulis di laman resmi DPR RI pada hari Minggu, 5 April 2026.
"Selain penindakan, perlu juga ada pembinaan dan pendampingan agar pelaksana program MBG dapat memenuhi standar yang ditetapkan secara berkelanjutan. Respons cepat terhadap setiap kejadian menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat," tuturnya.
Oleh karena itu, bukan tak mungkin jika dapur SPPG yang makanannya terkontaminasi benda asing apalagi yang belum memenuhi standar akan mendapat sanksi berupa pemberhentian operasional sementara dari BGN.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Penerima MBG Keluhkan Roti Kedaluwarsa dalam Paket Makan Bergizi Gratis, Laporan Viral di Media Sosial
Viral Pengakuan Mantan Akuntan SPPG yang Bongkar Kecurangan Mark Up Anggaran MBG, Ternyata Begini Skenarionya
Viral Lele Marinasi untuk Menu MBG di Pamekasan, Konten Kreator Ahli Teknologi Pangan Lakukan Uji Coba Bakteri Salmonela, Hasilnya...
Guru Semarang Ungkap Pengalaman saat MBG Terlambat, Video Curhatan Soal Tugas Tambahan Viral di Instagram
Purbaya Mendadak Dicurhatin Warga soal Ketimpangan MBG saat Cek Kondisi Pasar Beringharjo bareng Gubernur Yogyakarta, Begini Tanggapan Menkeu
Ustadz Hilmi Firdausi Soroti Video Viral SPPG Cilacap, Sebut Tone Deaf usai Bandingkan Program MBG dengan Kondisi Gaza