SketsaNusantara.id - SMAN 2 Pamekasan menolak menu Makanan Bergizi Gratis yang berisi tahu serta lele marinasi.
Sikap tegas SMAN 2 Pamekasan tersebut sempat viral di media sosial hingga disinggung oleh banyak pihak.
Menurut pihak sekolah, menu tersebut tidak layak untuk dikonsumsi serta dapat membahayakan kesehatan para siswa.
Sementara itu, menurut Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Fikri Kuttawakil mengungkapkan, lele marinasi memiliki pertimbangan gizi dan ketahanan pangan.
Ia juga menambahkan, lele marinasi terebut bisa tahan hingga satu hari.
Pernyataan Fikri tersebut mendapatkan respons dari berbagai pihak hingga memicu pro kontra.
Secara umum makanan mentah yang berada di suhu ruang lebih dari 3 jam akan mulai mengalami proses pembusukan.
Hal tersebut juga disampaikan oleh kreator konten sekaligus ahli teknologi pangan, Andrea Novita.
Artikel Terkait
Sederet Kontroversi Yaqut Cholil Qoumas: Eks Menag Pernah Klaim Kemenag sebagai Hadiah NU, Kini Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Kuota Haji
Ammar Zoni Ingin Menikah dari Balik Penjara, Dokter Kamelia Akui Ada Niat Serius tapi Keluarga Tak Mengizinkan
PBNU Angkat Suara soal Serangan Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus, Savic Ali Minta Aparat Usut dan Lindungi Pembela HAM
Evakuasi Konflik Iran, Mahasiswa Teknik Komputer Asal Jember Tiba dengan Selamat di Jawa Timur
3 Kepala Daerah di Jawa Tengah yang Kena OTT KPK Tahun 2026, Terbaru, Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman
Tanggapi Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Tangkap Pelaku hingga Lindungi Keluarga Korban