SketsaNusantara.id – Eksistensi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di mata masyarakat Indonesia semakin menguat. Fenomena ini terlihat jelas dari membludaknya jumlah pendaftar pada seleksi jalur prestasi nasional tahun ini.
Salah satu kampus yang mencatatkan torehan positif adalah UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember, yang sukses menjaring lebih dari dua ribu mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) 2026.
Sebagai tahap perdana dalam rangkaian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), SPAN-PTKIN menjadi tolok ukur prestise bagi calon mahasiswa. Seleksi ini menitikberatkan pada rekam jejak prestasi akademik siswa selama di bangku sekolah.
Baca Juga: Pertahankan Akreditasi A, Perpustakaan UIN KHAS Jember Perkuat Transformasi Digital
Secara nasional, antusiasme peserta mencapai angka yang fantastis dengan keterlibatan ratusan ribu pendaftar. Ketua PMB-PTKIN 2026, Abd. Aziz, menilai tren positif ini sebagai bukti bahwa PTKIN telah menjadi destinasi pendidikan favorit.
"Lonjakan ini menunjukkan kepercayaan publik yang kian solid. Masyarakat kini memandang PTKIN sebagai lembaga pendidikan komprehensif dengan mutu yang terus bersaing," jelasnya.
Merespons capaian ini, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.
Menurut dia, keberhasilan merekrut lebih dari dua ribu mahasiswa di jalur awal ini merupakan suntikan semangat bagi institusi untuk terus berbenah.
“Tingginya kepercayaan warga menjadi pemacu bagi UIN KHAS Jember untuk meningkatkan standar akademik. Komitmen untuk menghadirkan fasilitas dan ekosistem belajar yang lebih mumpuni,” imbuhnya.
Bagi para lulusan sekolah menengah yang belum beruntung di jalur SPAN, Prof. Hepni menegaskan bahwa perjalanan belum berakhir. Masih terdapat dua pintu masuk yang bisa dimanfaatkan oleh calon mahasiswa.
Baca Juga: Wakil Rektor III UIN KHAS Jember Paparkan Evaluasi PBAK 2025: Tahun Depan Harus Ditingkatkan Kembali
Pertama, UM-PTKIN, jalur seleksi berbasis ujian tertulis yang dilaksanakan secara serentak. Kedua adalah Jalur Mandiri, seleksi lokal yang dikelola langsung oleh pihak internal UIN KHAS Jember.
“Kami mengimbau para calon mahasiswa untuk tetap optimistis. Masih ada jalur UM-PTKIN dan Mandiri yang bisa dicoba. Kami mengundang putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung dan bertumbuh bersama UIN KHAS Jember,” pungkas Prof. Hepni.***
Artikel Terkait
Sinergi Multipihak Dorong Kemandirian Anak dan Remaja Disabilitas di UIN KHAS Jember
Lulusan UIN KHAS Jember Didorong Jadi Penggerak Perubahan di Tengah Laju Teknologi
UIN KHAS Jember Teguhkan Komitmen Bentuk ASN Berintegritas Lewat Sosialisasi Disiplin dan Etika Kerja
Moderasi Beragama Berakar Kuat pada Kearifan Lokal: Pesan Wakil Rektor III UIN KHAS Jember
Rektor UIN KHAS Jember Tekankan Kolaborasi Global dalam Seminar Internasional FTIK
Pelatihan Digital Marketing Berbasis AI di UIN KHAS Jember, Disambut Antusias Mahasiswa
UIN KHAS Jember Gelar FGD Evaluasi PBAK 2025 untuk Penguatan Budaya Akademik Mahasiswa
Wakil Rektor III UIN KHAS Jember Paparkan Evaluasi PBAK 2025: Tahun Depan Harus Ditingkatkan Kembali
UIN KHAS Jember Dituding Melakukan Korupsi Pengelolaan Beasiswa KIPK Berkedok Program Ma'had, Warek: Semua Berbasis Aturan
Pertahankan Akreditasi A, Perpustakaan UIN KHAS Jember Perkuat Transformasi Digital