SketsaNusantara.id - Suasana duka menyelimuti keluarga besar Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember atas wafatnya salah satu dosen terbaiknya, Dr. Minan Jauhari. Almarhum mengembuskan napas terakhir dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta mahasiswa yang pernah dibimbingnya selama mengabdi di dunia pendidikan.
Sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember memberikan layanan ambulan jenazah untuk mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhir. Permintaan layanan ambulan jenazah diterima PMI Jember dari pihak keluarga pada Senin pagi, 2 Februari 2026. Menindaklanjuti permintaan tersebut, petugas PMI langsung menuju rumah duka yang berada di Perum Griya Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember.
Sebelum diberangkatkan ke pemakaman, jenazah terlebih dahulu dishalatkan di Masjid Baiturrahman, Griya Mangli. Prosesi sholat jenazah berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh keluarga, kerabat, tetangga, serta rekan sejawat almarhum.
Usai sholat jenazah, ambulan jenazah PMI Jember membawa almarhum menuju lokasi pemakaman di Kabupaten Lumajang dengan pengawalan keluarga dan rombongan pelayat.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd, menyampaikan bahwa pelayanan ambulan jenazah ini merupakan bagian dari komitmen PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat Jember yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa PMI selalu berupaya hadir di tengah masyarakat dalam situasi duka maupun darurat.
“Setelah menerima informasi dari keluarga almarhum, kami segera memberangkatkan ambulan jenazah ke rumah duka. Ini adalah bagian dari pelayanan kemanusiaan PMI Jember untuk masyarakat, terlebih almarhum merupakan tokoh pendidikan yang telah banyak berjasa,” ujar Zainollah.
Kepergian Dr. Minan Jauhari meninggalkan kesan mendalam di lingkungan UIN KHAS Jember. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai akademisi yang santun, berdedikasi tinggi, serta memiliki integritas dalam menjalankan amanah. Ia terakhir menjabat sebagai Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, peran yang dijalaninya dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian terhadap mahasiswa.
PMI Kabupaten Jember saat ini menyediakan satu unit layanan ambulan jenazah gratis bagi warga Jember, selain juga layanan ambulan kesehatan untuk keperluan medis. Layanan tersebut dihadirkan sebagai wujud kepedulian PMI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kedukaan.
“Layanan ambulan jenazah gratis ini merupakan bentuk nyata pengabdian Palang Merah Indonesia kepada masyarakat Jember,” pungkas Zainollah.
Pelayanan ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat serta memperkuat kehadiran PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang sigap, responsif, dan dekat dengan masyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Warga Antusias Sambut Aksi Donor Darah PMI Jember di Matahari Johar Plaza, 45 Pendonor dari 71 Pendaftar Lulus Skrining Kesehatan
Aksi Donor Darah Istimewa di Jember, Warga NU Rambipuji Dapat Soto Lamongan, 65 Kantong Disalurkan ke PMI
Aksi Donor Darah di SMA Negeri 1 Tanggul Hasilkan 25 Kantong, Pendonor Pemula PMR Ikut Perkuat Stok PMI Jember
Warga Wuluhan Jember Antusias Donor Darah PMI, Apresiasi Minyak Goreng dan Kalender Tambah Semangat
Luapan Sungai Kepung Jember Rabu Sore, Puluhan Rumah Terendam, PMI Bergerak Lakukan Penanganan Awal
Aksi Kemanusiaan Warga Sumberjambe, Donor Darah PMI Hasilkan 37 Kantong untuk Perkuat Stok Darah Jember