SketsaNusantara.id - Minat generasi muda terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) kian meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Demi merespons hal tersebut, Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mengembangkan skill dengan pelatihan Digital Marketing berbasis AI.
Wakil Dekan 3 FEBI, Dr H. Fauzan mengatakan, bahwa disiplin, kompetensi, dan profesionalisme sangat dibutuhkan untuk membentuk SDM yang inovatif.
Baca Juga: Rektor UIN KHAS Jember Tekankan Kolaborasi Global dalam Seminar Internasional FTIK
"Sehingga peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga keterampilan praktis dalam merancang strategi pemasaran digital," ujarnya, Senin 1 Desember 2025.
Sementara itu, Ketua Jurusan Ekonomi Islam Dr MF Hidayatullah menyampaikan bahwa ini sebagai langkah inovatif dan mendukung modernisasi pengelolaan zakat dan wakaf.
"Kegiatan pelatihan ini merupakan langkah untuk mempersiapkan generasi di era digital, agar lulusan UIN KHAS Jember bisa bersaing bersaing di industri kreatif, filantropi, dan sektor digital. Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan pelatihan untuk menghasilkan gagasan-gagasan baru," ungkap Kaprodi Mazawa Aminatus Zahriyah.
Baca Juga: Moderasi Beragama Berakar Kuat pada Kearifan Lokal: Pesan Wakil Rektor III UIN KHAS Jember
Peserta mempelajari dasar digital marketing, strategi pemasaran lembaga ZISWAF, konsep funnel, dan cara mengoptimalkan media sosial.
Sesi praktik menjadi bagian yang paling diminati. Peserta mencoba berbagai tools AI untuk produksi konten, seperti Google Trends, Google Alerts, Piktochart, Pocket, Napkin AI, Brand24, Nano Banana, ElevenLabs, Wix, Meta AI, Suno, KlikVoice Pro 4, CapCut, serta teknik prompting di Gemini dan ChatGPT untuk riset dan pembuatan naskah.
Selain mempelajari aplikasi, peserta juga diberi materi mengenai struktur konten viral yang terdiri dari Hook, Value, dan CTA.
"Banyak peserta terkesan setelah mengetahui bahwa video promosi kini bisa dibuat tanpa kamera dan konten kampanye dapat dihasilkan tanpa biaya melalui teknologi AI gratis," imbuhnya.
Pada akhir kegiatan, peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru tentang penggunaan teknologi dalam pengelolaan zakat dan wakaf.
Artikel Terkait
Dorong Pemenuhan Sarana Prasarana Laboratorium, UIN KHAS Jember Kejar Akreditasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Laksanakan Program di Luar Kelas: Langkah Menyiapkan Generasi yang Adaptif di Era Digital
Komitmen Bangun Penguatan SDM dan Digitalisasi Pelayanan, UIN KHAS Jember Maksimalkan Program SERASI
Sosialisasikan Disiplin PNS, Warek I UIN KHAS Jember Minta Implementasi Etika Kerja ASN Diterapkan
Koperasi Bakal Tumbuh Sukses, Rektor UIN KHAS Jember Beberkan Tiga Indikator Penting
Sinergi Multipihak Dorong Kemandirian Anak dan Remaja Disabilitas di UIN KHAS Jember
Lulusan UIN KHAS Jember Didorong Jadi Penggerak Perubahan di Tengah Laju Teknologi
UIN KHAS Jember Teguhkan Komitmen Bentuk ASN Berintegritas Lewat Sosialisasi Disiplin dan Etika Kerja
Moderasi Beragama Berakar Kuat pada Kearifan Lokal: Pesan Wakil Rektor III UIN KHAS Jember
Rektor UIN KHAS Jember Tekankan Kolaborasi Global dalam Seminar Internasional FTIK