Minggu, 19 Juli 2026

Lumpuh Total! Warga Puger Blokade Jalan Raya, Tolak Operasional Kendaraan Besar, Ini Alasannya...

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Kamis, 9 April 2026 | 07:00 WIB
Demo tolak kendaraan besar di Puger Jember  (Instagram @jember24jam_)
Demo tolak kendaraan besar di Puger Jember (Instagram @jember24jam_)

SketsaNusantara.id – Arus lalu lintas di kawasan Kecamatan Puger, Jember, mengalami lumpuh total akibat demo masyarakat.

Demo masyarakat tersebut terjadi pada Selasa, 7 April 2026 dimana puluhan warga dari berbagai elemen masyarakat mulai kepala desa hingga ibu-ibu turun ke jalan dan melakukan aksi blokade jalan.

Aksi tersebut sebagai bentuk protes keras terhadap rencana operasional kendaraan bertonase besar yang akan melintasi jalur utama kawasan Grenden, Puger tersebut.

Baca Juga: Pastikan Pasokan Elpiji 3 Kg Aman di Jember, Pertamina Patra Niaga Terus Lakukan Pantauan di Lapangan

Dikutip dari akun Instagram @jember24jam_, masyarakat menolak tegas rencana normalisasi operasional kendaraan besar yang akan diberlakukan selama 24 jam.

Dimana rencana tersebut akan dilaksanakan setelah perbaikan jalan selesai dilakukan.

Aksi yang dimulai sejak pagi hari ini dipicu oleh kekhawatiran masyarakat akan dampak negatif yang ditimbulkan.

Baca Juga: Dorong Pemanfaatan Bangunan Terbengkalai, DPRD Jember Minta Pemkab Bentuk Badan Pengelolaan Aset Daerah Jadi Sumber PAD

Jika kendaraan besar, seperti truk tambang atau logistik berat, diizinkan beroperasi secara rutin di jalan raya pemukiman mereka maka dikhawatirkan debu polisi hingga resiko peningkatan kecelakaan.

Sebagai aksi protes, warga menutup akses jalan dengan menggunakan batu-batu besar, ban bekas yang dibakar, serta membentangkan sejumlah spanduk berisi tuntutan. 

Akibat blokade ini, kendaraan pribadi maupun angkutan umum dari arah Jember menuju Puger maupun sebaliknya tidak dapat melintas, sehingga menyebabkan antrean panjang hingga beberapa kilometer.

Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Gus Fawait Minta Faskes di Jember Utamakan Kenyamanan Pasien

Koordinator aksi menyatakan bahwa warga menolak rencana operasional tersebut karena infrastruktur jalan yang ada saat ini dianggap tidak layak menahan beban kendaraan berat.

Masyarakat menilai bahwa jalan tersebut adalah urat nadi aktivitas warga, mulai dari sekolah hingga ke pasar. 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @jember24jam_

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X