Gus Fawait juga memotivasi kelompok tani (poktan) untuk memproduksi pupuk organik secara mandiri.
Baca Juga: Pemkab Jember Percepat Pencairan Beasiswa 2026, Gus Fawait Undang Mahasiswa Berkumpul Sabtu Ini
Menariknya, Gus Fawait menjamin bahwa pemerintah kabupaten tidak akan mengambil peran dalam bisnis produksi pupuk tersebut agar tidak mematikan potensi ekonomi kerakyatan.
"Sebaliknya, peran pemerintah akan difokuskan pada pengawasan distribusi pupuk subsidi agar lebih tepat sasaran," ungkapnya.
Mengingat dampak dari investasi infrastruktur pertanian baru akan terasa dalam jangka menengah, Gus Fawait mengajak seluruh elemen warga untuk turut mengawal realisasi program ini di lapangan.
Baca Juga: Akselerasi Layanan Adminduk, Pemkab Jember Rampungkan Ribuan Dokumen Lewat Program Bunga Desaku
"Amanah telah kami titipkan kepada kelompok-kelompok tani. Kami butuh dukungan masyarakat untuk mengawasi pelaksanaannya agar anggaran besar ini benar-benar membawa kesejahteraan bagi seluruh warga Jember," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Tekan Angka Kecelakaan, Pemkab Jember Fasilitasi 516 Warga Lewat Mudik Gratis 2026
Momen Idul Fitri, Pemkab Jember Percepat Pencairan Hak Keuangan Ribuan Pegawai
Pemkab Jember Siagakan Fasilitas Kesehatan Total Selama Musim Libur Lebaran 2026
Pemkab Jember Siagakan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 2026
Susul Pemprov Jatim, Pemkab Jember Siapkan Skenario Work From Home
Akselerasi Layanan Adminduk, Pemkab Jember Rampungkan Ribuan Dokumen Lewat Program Bunga Desaku
Pemkab Jember Percepat Pencairan Beasiswa 2026, Gus Fawait Undang Mahasiswa Berkumpul Sabtu Ini
Cara Jitu Pemkab Jember Tingkatkan Pajak Asli Daerah Tanpa Membenani Rakyat dengan Kenaikan Tarif
Senyum Sanima di Balik Roda Baru, Wujud Nyata Kepedulian Pemkab Jember
Urai Kemacetan di Puger, Pemkab Jember Perpanjang Durasi Operasional Truk Tambang