Minggu, 19 Juli 2026

Ahli Astronomi Ungkap Dugaan Benda Bercahaya yang Melintas di Langit Lampung: Bukan Komet

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 5 April 2026 | 07:00 WIB
Benda bercahaya yang melitas di langit Lampung, bukan komet (Kolase X/@indepenSumatera, @Autosultan_team)
Benda bercahaya yang melitas di langit Lampung, bukan komet (Kolase X/@indepenSumatera, @Autosultan_team)

 

SketsaNusantara.id - Misteri benda bercahaya yang terlihat melintas di langit lampung akhirnya terpecahkan.

Ahli Astronomi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mengungkapkan apa sebenarnya benda bercahaya yang menghebohkan publik tersebut.

Kepala Pusat Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL), Dr. Annisa Novia Indra Putri menegaskan bahwa benda bercahaya tersebut bukanlah komet seperti dugaan masyarakat.

Baca Juga: Heboh Objek Bercahaya Melitas di Langit Lampung Picu Beragam Spekulasi, dari Meteor, Rudal hingga Misi Artemis II NASA

“Fenomena langit di Lampung yang sedang heboh saat ini, bukan dari komet,” ujarnya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari Instagram @infogempadunia.

Ia mengatakan, benda bercahaya tersebut kemungkinan besar adalah debris atau sampah/puing antariksa berupa tubuh roket dari China.

Informasi senada juga diunggah akun resmi OAIL ITERA pada Sabtu malam, 4 April 2026.

Baca Juga: NASA Rilis Foto Perbandingan Bumi di Tahun 1969 dan 2026, Simak Perbedaan yang Mencolok Potret Bumi Dulu dan Sekarang

“Dari karateristik dan lintasannya, kemungkinan besar yang jatuh tadi adalah pecahan badan roket ya, alias sampah antariksa,” tulis akun @oail.itera.

Lebih lanjut, pecahan badan roket China tersebut ‘balik’ ke bumi dan terbakar saat memasuki atmosfer.

Sebelumnya, warga di sejumlah wilayah di Lampung yang sedang berada di luar ruangan dikejutkan dengan benda bercahaya yang melitas di langit pada Sabtu malam, 4 April 2026.

Baca Juga: Geger Blokade Jalur Kereta di Bandar Lampung, Warga Letakkan Rel Bekas, Kini Dilaporkan KAI

Warga yang menyaksikan sempat merekam detik-detik benda bercahaya tersebut melintas.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X