Kamis, 4 Juni 2026

Ekonomi Jember Melejit, Inflasi Terkendali dan Investasi Tembus Rp2,57 Triliun

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Kamis, 2 April 2026 | 15:47 WIB
Bupati Jember Gus Fawait saat paparan. (Dok Pemkab Jember)
Bupati Jember Gus Fawait saat paparan. (Dok Pemkab Jember)

SketsaNusantara.id – Performa ekonomi Kabupaten Jember di bawah nakhoda Bupati Gus Fawait menunjukkan tren positif yang signifikan sepanjang tahun 2025.

Wilayah ini tidak hanya sukses menekan laju kenaikan harga barang, tetapi juga berhasil menjadi primadona baru bagi para investor di Jawa Timur.

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan inflasi tahunan Jember sebesar 2,77 persen. Rasio ini membuktikan efektivitas kebijakan lokal, mengingat angka tersebut berada di bawah rata-rata inflasi nasional (2,92 persen) dan rata-rata Jawa Timur (2,93 persen).

Baca Juga: Membedah Strategi Gus Fawait: Saat Kesehatan Jadi Hak, Bukan Kemewahan di Jember

Bupati Gus Fawait mengatakan, stabilitas ini merupakan hasil nyata dari strategi 4K yang dijalankan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Fokus utama strategi ini meliputi keterjangkauan harga, ketersediaan stok pangan, kelancaran logistik, serta komunikasi publik yang intens.

"Kami rutin melakukan intervensi lapangan lewat operasi pasar. Kolaborasi antarlembaga memastikan komoditas energi dan pangan tetap terjangkau oleh warga," ungkap Gus Fawait pada Kamis 2 April 2026.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait  Puji Kebijakan Pemerintah Pusat Terkait Stabilitas Harga BBM

Menariknya, meskipun biaya perawatan pribadi sempat melonjak hingga 13,66 persen, daya beli masyarakat tetap terjaga berkat adanya deflasi sebesar 2,56 persen pada sektor jasa keuangan dan teknologi informasi.

Lompatan besar juga terjadi pada aspek penanaman modal. Berdasarkan laporan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM per Januari 2026, total investasi yang masuk ke Jember sepanjang 2025 mencapai Rp2,57 triliun.

"Angka ini meroket hingga 70,2 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang hanya berada di angka Rp1,51 triliun," jelasnya.

Baca Juga: Satu Tahun Kepemimpinan Gus Fawait, Pertumbuhan Ekonomi Jember Melesat

Pencapaian ini bahkan melampaui target awal RPJMD 2025-2029 yang dipatok pada Rp1,85 triliun. Gus Fawait menyebutkan bahwa masuknya modal dari 457 unit usaha tersebut berdampak langsung pada pengurangan pengangguran.

"Modal yang masuk telah membuka lapangan kerja bagi hampir 10 ribu orang. Sektor properti dan kawasan industri menjadi lokomotif utama pertumbuhan kami," jelas Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X