Kamis, 4 Juni 2026

Rawat Toleransi, Bupati Jember Gus Fawait  Puji Semangat Kebinekaan SMA Katolik Santo Paulus

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:04 WIB
Bupati Jember Gus Fawait saat kunjungan. (Dok Diskominfo Jember)
Bupati Jember Gus Fawait saat kunjungan. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id – Bupati Jember, Gus Fawait, secara langsung menghadiri agenda Sarasehan Kebhinekaan bertajuk Solidaritas, Harmoni, Bersama dalam Toleransi (Sahabat).

Acara yang berlangsung di Aula SMA Katolik Santo Paulus, Sabtu 28 Maret 2026  dan agenda tersebut, juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita.

Gus Fawait memberikan apresiasi mendalam atas inisiatif penyelenggaraan forum lintas identitas tersebut, karena pertemuan semacam ini merupakan fondasi penting untuk menjaga kemajemukan bangsa yang menjadi jati diri Indonesia.

Baca Juga: Pagelaran Budaya Jember, Puluhan Pegon Hiasi Jalur Pantai Watu Ulo dan Papuma di Momen Lebaran Ketupat

Hal ini menunjukan bahwa Jember sebagai Miniatur of Indonesia. Menurut dia, keberagaman suku, ras, dan agama di wilayahnya bukanlah pemecah belah, melainkan modal sosial yang kuat untuk membangun daerah.

"Perbedaan di Jember adalah kekuatan kolektif, bukan kelemahan. Ini adalah identitas yang menyatukan kita semua," tegasnya.

Terkait visi nasional, nupati menekankan bahwa stabilitas sosial adalah syarat mutlak dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo.

Baca Juga: Gus Fawait Dukung dan Apresiasi 99 Kepala Desa di Jember yang Siap Danai Pilkades 2027 Secara Mandiri

“Kesejahteraan bersama hanya dapat terwujud jika seluruh elemen masyarakat bergerak serentak tanpa sekat golongan,” imbuhnya.

Dia juga menaruh perhatian khusus pada potensi konflik yang kerap dipicu oleh isu sensitif keagamaan, dan mengimbau agar generasi muda (baik di sekolah umum maupun pesantren) tidak mudah terhasut provokasi.

“Identitas nasional harus diletakkan di atas kepentingan kelompok atau keyakinan pribadi,” tuturnya.

Baca Juga: Optimalkan Bantuan Pangan, Gus Fawait Optimistis Angka Kemiskinan Jember Diprediksi Turun Signifikan

Lebih lanjut, Gus Fawait menyatakan rasa bangganya terhadap anak muda Jember yang mulai menanggalkan fanatisme sempit. Ia percaya bahwa tingkat pendidikan dan kualitas SDM yang mumpuni akan membuat masyarakat lebih rasional dalam menolak provokasi negatif.

"Logika publik yang sehat tumbuh dari pendidikan yang baik. Semakin tinggi pemahaman intelektual seseorang, maka kemampuan mereka dalam menghargai perbedaan akan semakin dewasa," pungkasnya.***

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X