Minggu, 19 Juli 2026

Cara Jitu Pemkab Jember Tingkatkan Pajak Asli Daerah Tanpa Membenani Rakyat dengan Kenaikan Tarif

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Selasa, 31 Maret 2026 | 16:34 WIB
Bupati Jember Gus Fawait saat melakukan paparan. (Dok Diskominfo Jember)
Bupati Jember Gus Fawait saat melakukan paparan. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id - Kabupaten Jember mencatatkan rapor ekonomi gemilang sepanjang tahun anggaran 2025.

Langkah taktisnya Bupati Jember Muhammad Fawait, menggunakan teori ekonomi progresif untuk meningkatkan PAD tanpa menaikkan retribusi pajak.

​Dalam agenda Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati Jember Tahun Anggaran 2025 pada Selasa 31 Maret 2026, terungkap bahwa Jember menjadi daerah dengan pertumbuhan pendapatan tertinggi di Jawa Timur. Angka kenaikannya pun fantastis, menembus angka di atas 36 persen.

Baca Juga: Satu Tahun Kepemimpinan Gus Fawait, Pertumbuhan Ekonomi Jember Melesat

Gus Fawait mengatakan, pencapaian ini merupakan buah dari keberaniannya melawan arus kebijakan konvensional. Alih-alih menaikkan tarif, ia justru memilih memberikan relaksasi dan insentif pajak bagi warga.

​"Logikanya sederhana, ketika beban pajak diturunkan, kesadaran dan jumlah wajib pajak yang membayar justru akan membludak. Ini adalah formula yang pernah saya buktikan saat masih di DPRD Provinsi, dan kini Jember merasakan dampaknya secara langsung," tutur Gus Fawait.

​Salah satu bukti konkret terlihat pada sektor pariwisata yakni, dengan kebijakan penurunan harga tiket di destinasi ikonik seperti Pantai Papuma dan Watu Ulo, arus kunjungan wisatawan justru melonjak tajam.

Baca Juga: Akselerasi Layanan Adminduk, Pemkab Jember Rampungkan Ribuan Dokumen Lewat Program Bunga Desaku

“Hasilnya, pemasukan daerah dari sektor ini naik signifikan melampaui target sebelumnya,” imbuhnya.

​Tak hanya dari sisi pendapatan, indikator makroekonomi Jember 2025 juga menunjukkan performa yang sangat impresif. Pertama, berhasil menyalip rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur.

Kedua, fokus utama tetap pada penurunan angka kemiskinan dan pengangguran melalui pemerataan distribusi pendapatan. Ketiga, Jember kini resmi masuk dalam jajaran daerah maju dengan fondasi ekonomi yang lebih sehat.

Baca Juga: Susul Pemprov Jatim, Pemkab Jember Siapkan Skenario Work From Home

​Menatap masa depan, Gus Fawait memberikan sinyal akan ada kejutan baru berupa rencana penurunan beberapa jenis pajak di tahun 2027 untuk terus memacu daya beli masyarakat.

​Meskipun ada sejumlah administrasi program yang baru tercatat di siklus 2026 karena kendala cut-off sistem, dia memastikan seluruh program prioritas tetap berjalan sesuai rencana.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X