Minggu, 19 Juli 2026

Dispendukcapil Jember Gencarkan Aksi Jemput Bola Layani Adminduk hingga ke Desa Terpencil

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Minggu, 29 Maret 2026 | 11:35 WIB
Pelayanan adminduk di plosok desa. (Dok Diskominfo Jember)
Pelayanan adminduk di plosok desa. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember terus melakukan transformasi layanan demi menghapus stigma birokrasi yang lambat.

Melalui berbagai program inovatif, instansi yang dipimpin oleh Bambang Saputro ini berkomitmen membawa layanan administrasi kependudukan (Adminduk) langsung ke tengah masyarakat.

Salah satu pilar utama dalam transformasi ini adalah program Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan).

Baca Juga: Pemkab Jember Percepat Pencairan Beasiswa 2026, Gus Fawait Undang Mahasiswa Berkumpul Sabtu Ini

Program ini memangkas jarak fisik bagi warga, sehingga pengurusan KTP-el dan dokumen penting lainnya kini bisa diselesaikan cukup di kantor kecamatan setempat tanpa perlu menuju pusat kota.

Namun, terdapat pengecualian teknis bagi penduduk di tiga kecamatan wilayah kota. Meski pengajuan tetap dilakukan di kantor kecamatan masing-masing, proses pencetakan dokumen diarahkan ke kantor pusat Dispendukcapil guna menjaga efisiensi koordinasi.

Tak hanya menunggu di kantor, tim Dispendukcapil Jember juga aktif bergerak secara mobile melalui layanan On The Spot.

Baca Juga: Akselerasi Layanan Adminduk, Pemkab Jember Rampungkan Ribuan Dokumen Lewat Program Bunga Desaku

Perekaman KTP-el bagi pemula usia 17 tahun dilakukan langsung di sekolah-sekolah menengah atas dan lingkungan pondok pesantren.

Petugas mendatangi rumah warga lanjut usia (lansia), masyarakat yang sedang sakit, hingga penyandang disabilitas yang kesulitan secara mobilitas.

"Langkah ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan hak sipilnya dengan mudah, tepat di lokasi mereka berada," tegas Bambang Saputro, Minggu 29 Maret 2026.

Baca Juga: Susul Pemprov Jatim, Pemkab Jember Siapkan Skenario Work From Home

Bambang menambahkan bahwa masifnya gerakan jemput bola ini bukan sekadar soal pelayanan, melainkan upaya krusial untuk memvalidasi data kependudukan.

Data yang akurat merupakan modal utama pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X