Minggu, 19 Juli 2026

Kenali Ciri-Cirinya, Disnaker Jember Ingatkan Pencari Kerja Waspadai Rayuan Manis Loker Fiktif

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Jumat, 27 Maret 2026 | 16:21 WIB
Para calon pencari kerja saat diberi edukasi oleh Disnaker Jember. (Dok Disnaker Jember)
Para calon pencari kerja saat diberi edukasi oleh Disnaker Jember. (Dok Disnaker Jember)

SketsaNusantara.id – Tingginya antusiasme masyarakat dalam berburu peluang karier di era digital saat ini, ternyata menjadi celah bagi oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan.

Menanggapi fenomena tersebut, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jember mengeluarkan peringatan keras agar masyarakat lebih jeli dalam memilah informasi lowongan pekerjaan.

Kepala Disnaker Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, menegaskan bahwa modus penipuan lowongan kerja (loker) kini semakin beragam. Terutama yang tersebar masif melalui media sosial dan grup percakapan singkat.

Baca Juga: Pemkab Jember Percepat Pencairan Beasiswa 2026, Gus Fawait Undang Mahasiswa Berkumpul Sabtu Ini

"Kami meminta masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran gaji fantastis yang prosesnya terlihat terlalu instan. Pola penipuan biasanya dimulai dengan iming-iming upah tinggi namun syarat masuknya sangat tidak logis," ujar Hadi, Jumat 27 Maret 2026.

Menurut Hadi, ada beberapa indikator utama yang menunjukkan sebuah lowongan bersifat ilegal atau bodong, di antaranya pungutan biaya, identitas perusahaan kabur, dan proses seleksi janggal.

Kadisnaker menegaskan bahwa perusahaan resmi tidak akan pernah meminta uang sepeser pun kepada kandidat, baik untuk biaya administrasi, seragam, maupun akomodasi travel.

Baca Juga: Akselerasi Layanan Adminduk, Pemkab Jember Rampungkan Ribuan Dokumen Lewat Program Bunga Desaku

"Informasi mengenai alamat kantor, situs resmi, dan profil perusahaan tidak jelas atau sulit diverifikasi. Selain itu, penawaran kerja langsung diterima tanpa melalui tahapan wawancara atau tes kompetensi yang standar," katanya

Sebagai bentuk perlindungan, Hadi menyarankan para pencari kerja untuk melakukan cross-check secara mandiri sebelum mengirimkan dokumen pribadi.

“Langkah paling aman adalah dengan memverifikasi keberadaan perusahaan melalui kanal resmi atau datang langsung ke kantor Disnaker,” imbuhnya.

Baca Juga: Susul Pemprov Jatim, Pemkab Jember Siapkan Skenario Work From Home

"Pemerintah telah menyediakan platform ketenagakerjaan yang terintegrasi langsung dengan perusahaan-perusahaan kredibel. Kami ingin memastikan iklim kerja di Jember tetap sehat dan aman dari praktik kriminal yang merugikan masyarakat," tambahnya.

Melalui edukasi ini, Disnaker Jember berharap angka korban penipuan kerja dapat ditekan secara signifikan melalui peningkatan literasi informasi di kalangan tenaga kerja produktif Jember.***

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X