SketsaNusantara.id - Momen kembali dari kampung halaman setelah Lebaran tidak selalu membawa cerita menyenangkan. Seorang warga Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, justru menemukan kondisi yang tak terduga saat tiba di kontrakannya.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah dibagikan melalui media sosial. Unggahan video yang memperlihatkan kondisi depan rumahnya dipenuhi sampah menarik respons luas dari warganet. Video itu diunggah oleh akun TikTok @rikadelima14.
Pemilik akun, Rika Riswanti, mengaku terkejut dengan kondisi tersebut. Ia menduga sampah-sampah itu dibuang oleh tetangga selama dirinya mudik Lebaran bersama keluarga.
“Pulang dari kampung liat depan kontrakan jadi penampungan sampah gratis,” tulisnya dalam keterangan video, dikutip pada Kamis, 26 Maret 2026.
Dalam rekaman video berdurasi sekitar satu menit itu, terlihat sejumlah kantong plastik berisi sampah menumpuk di depan rumah kontrakannya. Kondisi tersebut diperparah dengan bak sampah yang sudah penuh dan tidak lagi mampu menampung.
Rika menjelaskan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut kondisi tersebut hampir selalu terulang setiap kali dirinya meninggalkan rumah untuk pulang kampung.
Ia menuturkan bahwa situasi tersebut sudah berlangsung berulang kali. Dalam narasi video, ia menggambarkan rasa lelah setelah perjalanan panjang justru bertambah saat melihat kondisi tersebut.
“Baru nyampe kontrakan capek-capek dari kampung, pulang-pulang liatin beginian. Ini bukan sekali dua kali ya, setiap kali pulang kampung pasti begini pemandangannya,” ucapnya.
Rika juga menduga statusnya sebagai penghuni kontrakan menjadi salah satu penyebab. Ia menyebut kemungkinan ada anggapan bahwa lokasi tersebut bebas digunakan untuk membuang sampah.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa bak sampah yang berada di depan rumah bukan miliknya. Menurutnya, wadah tersebut milik tetangga yang kemudian diletakkan di dekat kontrakannya.
Dalam video yang sama, Rika mengimbau agar sampah dibuang pada tempat yang telah disediakan. Ia menyebut adanya lokasi pembuangan sampah di area sekitar yang bisa digunakan oleh warga.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya tetap membayar iuran kebersihan setiap bulan. Hal tersebut disampaikannya sebagai bentuk penegasan bahwa area depan rumahnya bukan tempat pembuangan umum.
Artikel Terkait
10 Link Twibbon Hari Peduli Sampah Nasional 2026, Bagikan Gambar HPSN Tahun Ini di WhatsApp dan Instagram
MUI Keluarkan Fatwa Haram Buang Sampah Sembarangan Jelang Ramadhan, Benarkah Mencemari Lingkungan Bisa Bikin Puasa Tidak Sah? Begini Penjelasannya
Heboh MBG di MIN Ngali Bima Dibuang ke Sampah karena Diduga Basi, Ini Penjelasan Resmi SPPG Belo yang Bikin Publik Bertanya
Perempuan, Sampah MBG, dan Ekoteologi Panggilan Aksi IWD 2026
Kronologi Longsor Sampah di TPST Bantargebang Bekasi, Terjadi saat Truk Sampah Tengah Antri Bongkar Muatan