Minggu, 19 Juli 2026

Kemenag Siapkan Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 2026, Ini Jadwal dan Prediksi Awal Syawal

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Selasa, 17 Maret 2026 | 12:30 WIB
Ilustrasi hilal penentu 1 Syawal 1447 H (YouTube tvOneNews )
Ilustrasi hilal penentu 1 Syawal 1447 H (YouTube tvOneNews )

SketsaNusantara.id - Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, masyarakat Indonesia mulai menantikan kepastian mengenai kapan perayaan Idul Fitri 2026 akan dilaksanakan. Penetapan tanggal hari raya tersebut akan diputuskan melalui sidang isbat yang diselenggarakan pemerintah.

Sidang isbat untuk menentukan awal bulan Syawal 1447 Hijriah dijadwalkan digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada Kamis, 19 Maret 2026. Forum penting ini akan menjadi penentu resmi kapan umat Islam di Indonesia merayakan Idul Fitri tahun ini.

Sidang isbat rencananya berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi yang berada di kompleks kantor Kementerian Agama di Jakarta. Agenda tersebut akan dimulai pada pukul 16.00 WIB dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Baca Juga: Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari Setelah Ramadhan, Bolehkah Dilakukan Tidak Berurutan?

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa lokasi sidang dipilih karena memiliki kapasitas yang cukup besar untuk menampung para undangan.

Selain itu, lokasi tersebut juga dinilai memudahkan pengaturan akses kendaraan bagi peserta sidang yang terdiri dari perwakilan organisasi keagamaan, ahli astronomi, hingga instansi pemerintah.

Sidang isbat merupakan mekanisme resmi pemerintah untuk menetapkan awal bulan dalam kalender hijriah, termasuk penentuan 1 Syawal sebagai hari raya Idul Fitri. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil pemantauan hilal serta kajian astronomi yang dilakukan oleh para ahli.

Baca Juga: Sejarah Panjang THR dari 'Hadiah Lebaran' Kabinet Soekiman hingga Peran Politik PKI dan SOBSI dalam Menekan Pengusaha

Sementara menunggu keputusan resmi pemerintah, sejumlah pihak telah menyampaikan prediksi masing-masing mengenai kemungkinan tanggal Idul Fitri 2026.

Salah satunya datang dari Muhammadiyah yang sebelumnya telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan tersebut dilakukan menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi pedoman organisasi tersebut dalam menentukan kalender hijriah.

Di sisi lain, prediksi berbeda disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Berdasarkan analisis astronomi yang dilakukan lembaga tersebut, Idul Fitri diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Baca Juga: Gus Fawait Tegaskan Larangan Penggunaan Mobil Dinas Milik Pemkab Jember untuk Mudik Lebaran 2026

Prediksi tersebut didasarkan pada perhitungan posisi hilal menjelang akhir Ramadan. BMKG menyebutkan bahwa pada tanggal 19 Maret 2026, posisi bulan sabit muda diperkirakan belum memenuhi kriteria visibilitas hilal yang digunakan negara-negara anggota MABIMS.

Kriteria tersebut menjadi acuan dalam menentukan apakah hilal sudah dapat terlihat atau belum. Jika posisi hilal belum memenuhi syarat visibilitas, maka bulan Ramadan biasanya disempurnakan menjadi 30 hari.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X