Presiden Prabowo sebelumnya menyampaikan dampak ekonomi program tersebut. Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, ia menyebut MBG membuka satu juta lapangan kerja.
Setiap satuan pelayanan pemenuhan gizi rata-rata menyerap sekitar 50 tenaga kerja. Dampak ini dinilai terkait langsung dengan perluasan jaringan distribusi program.
Menko Pangan Zulkifli Hasan juga memaparkan potensi ekonomi lokal. Program ini melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah sebagai pemasok bahan pangan. Selain itu, BUMDes, koperasi nelayan, serta peternak mandiri turut terlibat.
Dengan cakupan nasional dan dukungan lintas kementerian, MBG menjadi salah satu agenda besar pemerintah. Di tengah capaian tersebut, berbagai masukan dan kritik terus mengemuka terkait pelaksanaannya di lapangan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Heboh Telur Rebus MBG di Magetan Masih Ada Kotoran Ayam, Warga Simpan Bukti dan Tagih Evaluasi
Bupati Gus Fawait Bakal Bentuk Satgas guna Awasi Perbaikan Kualitas MBG di Jember
Menu MBG Ramadhan Diprotes, SPPG Bekasi Barat Didatangi Emak-emak, Keluhan Viral sejak Hari Pertama Sekolah
Program MBG Bakal Jadi Booster Ekonomi Jember, Serap 15 Ribu Tenaga Kerja dan Raup Keuntungan Sebesar Rp4 Triliun
Pastikan Kualitas MBG, Pj Sekda Jember Warning SPPG Wajib Menyiapkan Sampel Makanan yang Dikirim