Minggu, 19 Juli 2026

Menu MBG Ramadhan Diprotes, SPPG Bekasi Barat Didatangi Emak-emak, Keluhan Viral sejak Hari Pertama Sekolah

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 26 Februari 2026 | 21:00 WIB
Menu MBG di hari pertama sekolah saat Ramadan yang tengah ramai di media sosial. (Instagram/andreli_48 - septiantono)
Menu MBG di hari pertama sekolah saat Ramadan yang tengah ramai di media sosial. (Instagram/andreli_48 - septiantono)

SketsaNusantara.id - Program Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan kembali menjadi perhatian publik. Penyesuaian menu yang dibagikan memicu berbagai keluhan sejak hari pertama sekolah di bulan puasa.

Badan Gizi Nasional memastikan program MBG tetap berjalan. Penyesuaian dilakukan karena sebagian besar penerima manfaat menjalankan ibadah puasa. Menu diubah menjadi makanan kering yang bisa dikonsumsi saat berbuka.

Namun, sejumlah unggahan viral di media sosial menyoroti kualitas dan kelayakan menu. Keluhan datang dari orang tua siswa dan pihak sekolah di beberapa daerah.

Baca Juga: Heboh Telur Rebus MBG di Magetan Masih Ada Kotoran Ayam, Warga Simpan Bukti dan Tagih Evaluasi

Salah satu peristiwa yang ramai diperbincangkan terjadi di Bekasi Barat. Sejumlah emak-emak mendatangi kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG setempat. Mereka menyampaikan keberatan atas menu MBG yang diterima anak-anak mereka.

Aksi tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @liputanwargacibitung pada Rabu, 25 Februari 2026. Dalam rekaman itu, terlihat beberapa orang membawa contoh menu MBG yang dibagikan.

Menu yang diperlihatkan berupa roti manis, pisang, serta satu makanan dalam plastik kecil. Perekam video menyampaikan kekecewaan terhadap menu tersebut.

Baca Juga: Viral MBG Ramadhan Dirapel hingga 3 Hari, Publik Soroti Harga dan Kandungan Gizi

“Nih ya MBG di Bekasi Barat. Tiap hari MBG-nya nggak pernah bener, begini mulu,” ucap perekam dalam video tersebut.

Mereka menyebut kualitas menu yang diterima tidak sesuai harapan. Keluhan disebut sudah berlangsung beberapa hari. Massa juga menyampaikan bahwa pengelola SPPG tidak menemui mereka saat mendatangi kantor tersebut.

“Itu emak-emak banyak yang komplain, pengelolanya nggak ada. Kita didiemin mulu nih kalau komplain. Nggak bener ini soalnya tiap hari,” lanjutnya.

Keluhan terkait menu MBG tidak hanya datang dari Bekasi Barat. Sejumlah guru di beberapa sekolah juga mengunggah kondisi menu yang diterima siswa. Video menunjukkan isi paket berupa roti, susu, kacang, dan buah.

Sebagian pihak sekolah bahkan menolak menerima paket MBG. Penolakan dilakukan setelah ditemukan roti berjamur sebelum dibagikan kepada siswa. Temuan tersebut diunggah dan menyebar luas di media sosial.

Program MBG selama Ramadan memang menerapkan penyesuaian menu. Makanan kering dipilih agar dapat dikonsumsi saat berbuka puasa. Namun, kualitas dan variasi menu menjadi sorotan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X