SketsaNusantara.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember mencatat performa ekonomi yang impresif sepanjang 2025.
Ekonomi Bumi Pendhalungan dilaporkan tumbuh sebesar 5,47 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka ini menunjukkan tren positif di tengah upaya penguatan struktur ekonomi daerah.
Kepala BPS Kabupaten Jember, Peni Dwi Wahyu Winarsi, mengungkapkan bahwa hampir seluruh lapangan usaha menunjukkan grafik hijau. Meski demikian, dia memberikan catatan pada satu sektor yang mengalami penurunan.
Baca Juga: Pastikan Kualitas MBG, Pj Sekda Jember Warning SPPG Wajib Menyiapkan Sampel Makanan yang Dikirim
"Pertumbuhan merata di hampir semua lini, kecuali pada lapangan usaha Pengadaan Air serta Pengelolaan Sampah dan Limbah yang terkontraksi di angka -3,32 persen," ujar Peni Dwi Wahyu Winarsi dalam rilis resminya, Selasa 3 Maret 2026.
Kepala BPS menjelaskan bahwa akselerasi tertinggi justru datang dari sektor tersier, lapangan usaha Jasa Perusahaan memimpin dengan lonjakan 9,16 persen, disusul oleh Jasa Lainnya (8,72 persen) serta Transportasi dan Pergudangan (8,41 persen).
“Sementara itu, sektor-sektor kunci seperti Penyediaan Akomodasi, Informasi dan Komunikasi, serta Industri Pengolahan juga tumbuh solid di kisaran 7 persen,” imbuhnya.
Baca Juga: Kawal Program Makan Bergizi dari Makkah, Gus Fawait Pastikan Pelaksanaannya Sesuai SOP
Melihat struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari sisi lapangan usaha, Tri menyebutkan bahwa wajah ekonomi Jember masih sangat bergantung pada empat sektor utama.
Yakni, pertanian, kehutanan, dan perikanan (25,42 persen), industri pengolahan (21,61 persen), perdagangan dan reparasi (14,77 persen), dan konstruksi (7,74 persen).
"Empat sektor ini saja sudah menguasai 69,54 persen ekonomi kita. Secara umum, proporsi masing-masing lapangan usaha ini relatif stabil dan tidak banyak berubah dalam tiga tahun terakhir," tambahnya.
Baca Juga: Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat
Konsumsi Rumah Tangga Tetap Menjadi Tulang Punggung
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Jember didorong kuat oleh seluruh komponen. Peningkatan tertinggi terjadi pada Konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 4,82 persen, diikuti oleh investasi (PMTB) dan konsumsi rumah tangga yang tumbuh identik di angka 4,32 persen.
Artikel Terkait
Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Pemkab Jember Instruksikan Timses Segera Bersihkan Atribut Parpol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bupati Gus Fawait Instruksikan Seluruh Elemen Pemkab Jember Siaga Satu
Petakan Sejumlah Jembatan Rusak Akibat Banjir, Pemkab Jember Gandeng DPUBM Jatim Akselerasi Perbaikan
Pemkab Jember Jamin Beasiswa Kuliah Gratis bagi Penggawa Macan Raung
Jelang Idul Fitri, Pemkab Jember Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Program Prioritas Lainnya
Fasilitasi Warga Pulang Kampung, Pemkab Jember Gelar Program Mudik Gratis 2026: Ini Cara Pendaftarannya
Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi
Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat
Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar
Sidak Menu Makan Bergizi Gratis di Jalan Batu Raden, Pemkab Jember Beri Teguran Keras