Termasuk juga, melengkapi seluruh persyaratan seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan perbagai perizinan lainnya.
“Sebab, dapur ini menjadi hal yang sangat prioritas, makanya kebersihan dan menu standar gizi tidak boleh ditawar lagi,” tegasnya.
Apalagi menurutnya, tidak boleh ada pengurangan anggaran dari setiap menu makan yang diberikan kepada anak-anak.
“Kalau anggarannya Rp10 ribu atau Rp8 ribu maka jangan sampai dikurangi, jika nanti masih ditemukan kami akan merekomendasikan untuk disanksi tegas dapur nya,” tandasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Jember berencana memberikan penghargaan khusus bagi SPPG dengan kinerja terbaik di akhir tahun.
Langkah ini diharapkan dapat memacu semangat para pengelola untuk memberikan layanan yang optimal bagi anak-anak Jember.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Pemkab Jember Instruksikan Timses Segera Bersihkan Atribut Parpol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bupati Gus Fawait Instruksikan Seluruh Elemen Pemkab Jember Siaga Satu
Petakan Sejumlah Jembatan Rusak Akibat Banjir, Pemkab Jember Gandeng DPUBM Jatim Akselerasi Perbaikan
Pemkab Jember Jamin Beasiswa Kuliah Gratis bagi Penggawa Macan Raung
Jelang Idul Fitri, Pemkab Jember Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Program Prioritas Lainnya
Fasilitasi Warga Pulang Kampung, Pemkab Jember Gelar Program Mudik Gratis 2026: Ini Cara Pendaftarannya
Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi
Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat
Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar
Sidak Menu Makan Bergizi Gratis di Jalan Batu Raden, Pemkab Jember Beri Teguran Keras