SketsaNusantara.id – Di tengah menjalankan ibadah Umrah, Bupati Jember, Muhammad Fawait tetap memprioritaskan pelayanan publik dengan menggelar siaran langsung bertajuk Ngaji Diperhatikan, Pendidikan Didukung, Rumah Diperbaiki.
Melalui kanal Wadul Guse pada Senin 2 Maret 2026, bupati yang dikenal religius ini menyerap aspirasi warga secara real-time.
Demi memberikan solusi instan, Gus Fawait menginstruksikan seluruh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat untuk bersiaga di Pendopo Wahyawibawagraha.
Baca Juga: Sidak Menu Makan Bergizi Gratis di Jalan Batu Raden, Pemkab Jember Beri Teguran Keras
Kehadiran para pejabat teknis ini bertujuan agar setiap keluhan warga dapat langsung dijawab dan ditindaklanjuti saat itu juga.
Salah satu poin krusial yang ditegaskan Gus Fawait adalah komitmennya dalam memuliakan guru agama, karena mereka menjadi pilar utama pembentukan karakter generasi muda.
"Kami wajib memberikan penghormatan kepada guru agama dari seluruh keyakinan. Merekalah yang meletakkan pondasi nilai-nilai spiritual bagi anak-anak kita," ujar Gus Fawait dalam siaran tersebut.
Baca Juga: Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar
Terkait teknis pencairan, Gus Fawait memberikan jaminan bahwa dana insentif bagi Guru Ngaji dan Guru PAUD di seluruh Kabupaten Jember akan diterima sebelum Idulfitri 2026.
“Program ini dipastikan bersifat inklusif untuk semua agama,” imbuhnya.
Hal ini terkonfirmasi saat Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) merespons pertanyaan Viona Elisabeth Wijaya, seorang pendidik agama non-muslim. Saat ini, Pemkab Jember tengah melakukan verifikasi akhir terhadap 19.528 penerima.
Baca Juga: Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat
Di antaranya, terdiri atas 18.901 guru ngaji muslim, 337 petugas P3N, 290 guru kitab. Pihaknya mengimbau desa-desa yang belum menyetorkan data untuk segera merampungkannya agar proses administrasi tidak terhambat.
Selain isu pendidikan, dialog daring tersebut juga menyoroti masalah infrastruktur dan hunian. Menanggapi laporan warga mengenai jalan rusak dan lansia di Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Bupati langsung memerintahkan tim lapangan untuk melakukan survei dan perbaikan darurat.
Artikel Terkait
Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Pemkab Jember Instruksikan Timses Segera Bersihkan Atribut Parpol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bupati Gus Fawait Instruksikan Seluruh Elemen Pemkab Jember Siaga Satu
Petakan Sejumlah Jembatan Rusak Akibat Banjir, Pemkab Jember Gandeng DPUBM Jatim Akselerasi Perbaikan
Pemkab Jember Jamin Beasiswa Kuliah Gratis bagi Penggawa Macan Raung
Jelang Idul Fitri, Pemkab Jember Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Program Prioritas Lainnya
Fasilitasi Warga Pulang Kampung, Pemkab Jember Gelar Program Mudik Gratis 2026: Ini Cara Pendaftarannya
Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi
Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat
Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar
Sidak Menu Makan Bergizi Gratis di Jalan Batu Raden, Pemkab Jember Beri Teguran Keras