Dengan posisi telentang, korban berusaha menahan kampak yang dipegang pelaku dengan tangan.
Mahasiswa di sekitar lokasi kejadian sempat meneriaki pelaku namun tak dihiraukan, hingga akhirnya mencoba memanggil pihak sekuriti kampus.
Tak berselang lama, anggota Polsek Bina Widya yang menerima laporan insiden tersebut tiba di lokasi kejadian.
Pelaku pun segera diamankan, sementara korban dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Pelaku sudah kami amankan, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan,” ujar Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian pada Kamis, 26 Februari 2026.
2. Diduga Bermula dari KKN
Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku dan korban bertemu dan berkenalan saat KKN.
“Mereka pertema kenal pas satu posko KKN,” tulis akun X @narkosun.
Pelaku dikenal sebagai sosok yang pendiam, sementara korban adalah mahasiswa yang ceria dan supel.
Selama KKN, pelaku disebut-sebut sulit berinteraksi dengan kawan satu poskonya, sehingga korban kerap mencoba mengajak ngobrol pelaku agar program KKN berjalan lancar.
Pelaku diduga salah paham atas sikap supel korban. Ia kerap mendatangi korban hingga merasa risih.
“Fara (korban) bersikap tegas, minta Raihan untuk menjauhinya, karena merasa rsih dan dia juga sudah punya pacar,” tulis akun itu lagi.
Penolakan tersebut diduga menjadi penyebab Raihan nekat melancarkan aksinya tersebut.
Artikel Terkait
Purbaya Sering Disawer saat Live TikTok Bareng Anak, KPK Imbau Menkeu untuk Laporkan soal Pemberian Gift, Warganet Protes Gegara Ini
Investasi Masuk di Jember Capai Rp 2,57 Triliun Sepanjang Tahun 2025, Pemkab Sebut Ada Tren Peningkatan Ekonomi Daerah
Donor Darah Malam Ramadhan di Kecamatan Jenggawah, PMI Jember Himpun 43 Kantong dari Warga Delapan Desa
Program MBG Bakal Jadi Booster Ekonomi Jember, Serap 15 Ribu Tenaga Kerja dan Raup Keuntungan Sebesar Rp4 Triliun
Tok! Hakim Vonis Anak Riza Chalid, Kerry Adrianto 15 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar
Ibu Kandung Terancam, KPAI dan LPSK Ungkap Segera Lakukan Pemeriksaan Terhadap Ayah Nizam Atas Dugaan-Dugaan Ini
Waspada Modus Penipuan Pura-Pura Bantu Perbaiki Motor, Ibu-Ibu di Sidoarjo Kehilangan Uang Ratusan Ribu Usai Tersadar Kena Gendam