SketsaNusantara.id – Bupati Jember Muhammad Fawait memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember.
Menurut dia, program ini bukan sekadar pemenuhan nutrisi, melainkan mesin penggerak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat lokal, Jumat 27 Februari 2026.
Gus Fawait memproyeksikan, dengan kehadiran dapur-dapur MBG di Jember akan membuka peluang lapangan kerja secara masif.
Baca Juga: Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar
Berdasarkan kalkulasi yang dilakukan, potensi penyerapan tenaga kerja di sektor ini terbilang fantastis.
"MBG ini adalah program yang betul-betul berdampak. Jika ini berjalan penuh di Jember, akan terserap sekitar 15.000 lapangan kerja baru hanya dari sektor dapur MBG saja," ujar Gus Fawait dalam keterangannya.
Selain sektor tenaga kerja, Gus Fawait menyoroti lonjakan harga komoditas pertanian akibat adanya permintaan dari program MBG. Dia mencontohkan komoditas jeruk yang merupakan produk unggulan di wilayahnya.
Baca Juga: Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat
Dulu, harga jeruk di tingkat petani sering kali tertekan di angka Rp4 ribu per kilogram. Namun, dengan mulai bergulirnya persiapan program MBG, harga jeruk kini melonjak drastis menyentuh angka Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per kilogram.
“Kenaikan ini tentu berimbas langsung pada meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan para petani di Jember,” imbuhnya.
Gus Fawait juga memaparkan analisis finansial yang optimis. Meskipun Jember menghadapi tantangan berupa pemotongan anggaran transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp350 miliar pada 2025, dia meyakini program MBG adalah solusinya.
Baca Juga: Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi
Jika program ini berjalan, lanjutnya, Jember diprediksi akan mendapatkan suntikan dana segar sekitar Rp4 triliun. Angka ini jauh melampaui nilai pemotongan anggaran yang terjadi.
"Dulu uang negara mungkin banyak berputar di Jakarta. Tapi dengan MBG, Jember saja bisa kebagian Rp4 triliun rupiah,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Banner dan Spanduk Ilegal Masih Banyak Terpasang, Satgas Infrastruktur Tata Ruang Pemkab Jember Langsung Bergerak
Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Pemkab Jember Instruksikan Timses Segera Bersihkan Atribut Parpol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bupati Gus Fawait Instruksikan Seluruh Elemen Pemkab Jember Siaga Satu
Petakan Sejumlah Jembatan Rusak Akibat Banjir, Pemkab Jember Gandeng DPUBM Jatim Akselerasi Perbaikan
Pemkab Jember Jamin Beasiswa Kuliah Gratis bagi Penggawa Macan Raung
Jelang Idul Fitri, Pemkab Jember Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Program Prioritas Lainnya
Fasilitasi Warga Pulang Kampung, Pemkab Jember Gelar Program Mudik Gratis 2026: Ini Cara Pendaftarannya
Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi
Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat
Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar