Kamis, 4 Juni 2026

Program MBG Bakal Jadi Booster Ekonomi Jember, Serap 15 Ribu Tenaga Kerja dan Raup Keuntungan Sebesar Rp4 Triliun

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Jumat, 27 Februari 2026 | 11:46 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait saat memberikan paparan. (Dok Diskominfo Jember)
Bupati Jember Muhammad Fawait saat memberikan paparan. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id – Bupati Jember Muhammad Fawait memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember.

Menurut dia, program ini bukan sekadar pemenuhan nutrisi, melainkan mesin penggerak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat lokal, Jumat 27 Februari 2026.

Gus Fawait memproyeksikan, dengan kehadiran dapur-dapur MBG di Jember akan membuka peluang lapangan kerja secara masif.

Baca Juga: Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar

Berdasarkan kalkulasi yang dilakukan, potensi penyerapan tenaga kerja di sektor ini terbilang fantastis.

"MBG ini adalah program yang betul-betul berdampak. Jika ini berjalan penuh di Jember, akan terserap sekitar 15.000 lapangan kerja baru hanya dari sektor dapur MBG saja," ujar Gus Fawait dalam keterangannya.

Selain sektor tenaga kerja, Gus Fawait menyoroti lonjakan harga komoditas pertanian akibat adanya permintaan dari program MBG. Dia mencontohkan komoditas jeruk yang merupakan produk unggulan di wilayahnya.

Baca Juga: Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat

Dulu, harga jeruk di tingkat petani sering kali tertekan di angka Rp4 ribu per kilogram. Namun, dengan mulai bergulirnya persiapan program MBG, harga jeruk kini melonjak drastis menyentuh angka Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per kilogram.

“Kenaikan ini tentu berimbas langsung pada meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan para petani di Jember,” imbuhnya.

Gus Fawait juga memaparkan analisis finansial yang optimis. Meskipun Jember menghadapi tantangan berupa pemotongan anggaran transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp350 miliar pada 2025, dia meyakini program MBG adalah solusinya.

Baca Juga: Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi

Jika program ini berjalan, lanjutnya, Jember diprediksi akan mendapatkan suntikan dana segar sekitar Rp4 triliun. Angka ini jauh melampaui nilai pemotongan anggaran yang terjadi.

"Dulu uang negara mungkin banyak berputar di Jakarta. Tapi dengan MBG, Jember saja bisa kebagian Rp4 triliun rupiah,” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X