SketsaNusantara.id – Kabupaten Jember menunjukkan performa investasi yang mengesankan sepanjang tahun 2025, dengan total realisasi mencapai Rp2,57 triliun.
Angka ini didominasi oleh sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran. Hal tersebut mencerminkan pesatnya pembangunan dan kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi daerah.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, mengungkapkan optimisme terhadap capaian itu.
Baca Juga: Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar
"Realisasi investasi di Jember pada 2025 sungguh luar biasa. Total Rp2,57 triliun merupakan bukti nyata daya tarik Jember sebagai tujuan investasi," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat 27 Februari 2026.
Lebih lanjut, dia memerinci bahwa Penanaman Modal Asing (PMA) berkontribusi sebesar Rp1,83 triliun dari 47 pelaku usaha, sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp749,1 miliar dengan melibatkan 410 pelaku usaha.
Investasi ini tidak hanya sebatas angka, tetapi juga berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja.
Baca Juga: Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat
"Kami bangga bahwa investasi ini berhasil menyerap 9.888 tenaga kerja Indonesia, memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat Jember," tambahnya.
Menurut dia, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menjadi primadona dengan sumbangan terbesar.
"Antusiasme investor terhadap sektor properti dan kawasan industri menunjukkan tingginya kebutuhan akan infrastruktur pendukung ekonomi daerah. Ini adalah sinyal positif bagi pertumbuhan Jember," jelasnya.
Baca Juga: Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi
Santi juga menyoroti efek berganda dari investasi di sektor ini, yang terlihat dari pembangunan dan menumbuhkan geliat ekonomi.
"Pembangunan fisik wilayah akan terus berjalan, dan yang tak kalah penting, sektor ini menciptakan ribuan lapangan kerja baru serta menggerakkan sektor turunan seperti konstruksi, perdagangan bahan bangunan, dan transportasi. Ini adalah roda ekonomi yang terus berputar," terang Isnaini.
Artikel Terkait
Banner dan Spanduk Ilegal Masih Banyak Terpasang, Satgas Infrastruktur Tata Ruang Pemkab Jember Langsung Bergerak
Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Pemkab Jember Instruksikan Timses Segera Bersihkan Atribut Parpol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bupati Gus Fawait Instruksikan Seluruh Elemen Pemkab Jember Siaga Satu
Petakan Sejumlah Jembatan Rusak Akibat Banjir, Pemkab Jember Gandeng DPUBM Jatim Akselerasi Perbaikan
Pemkab Jember Jamin Beasiswa Kuliah Gratis bagi Penggawa Macan Raung
Jelang Idul Fitri, Pemkab Jember Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Program Prioritas Lainnya
Fasilitasi Warga Pulang Kampung, Pemkab Jember Gelar Program Mudik Gratis 2026: Ini Cara Pendaftarannya
Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi
Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat
Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar