Kamis, 4 Juni 2026

Investasi Masuk di Jember Capai Rp 2,57 Triliun Sepanjang Tahun 2025, Pemkab Sebut Ada Tren Peningkatan Ekonomi Daerah

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57 WIB
Kepala DPMPTSP Isnaini Dwi Susanti saat dikonfirmasi. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Kepala DPMPTSP Isnaini Dwi Susanti saat dikonfirmasi. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Kabupaten Jember menunjukkan performa investasi yang mengesankan sepanjang tahun 2025, dengan total realisasi mencapai Rp2,57 triliun.

Angka ini didominasi oleh sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran. Hal tersebut mencerminkan pesatnya pembangunan dan kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi daerah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, mengungkapkan optimisme terhadap capaian itu.

Baca Juga: Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar

"Realisasi investasi di Jember pada 2025 sungguh luar biasa. Total Rp2,57 triliun merupakan bukti nyata daya tarik Jember sebagai tujuan investasi," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat 27 Februari 2026.

Lebih lanjut, dia memerinci bahwa Penanaman Modal Asing (PMA) berkontribusi sebesar Rp1,83 triliun dari 47 pelaku usaha, sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp749,1 miliar dengan melibatkan 410 pelaku usaha.

Investasi ini tidak hanya sebatas angka, tetapi juga berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga: Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat

"Kami bangga bahwa investasi ini berhasil menyerap 9.888 tenaga kerja Indonesia, memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat Jember," tambahnya.

Menurut dia, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menjadi primadona dengan sumbangan terbesar.

"Antusiasme investor terhadap sektor properti dan kawasan industri menunjukkan tingginya kebutuhan akan infrastruktur pendukung ekonomi daerah. Ini adalah sinyal positif bagi pertumbuhan Jember," jelasnya.

Baca Juga: Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi

Santi juga menyoroti efek berganda dari investasi di sektor ini, yang terlihat dari  pembangunan dan menumbuhkan geliat ekonomi.

"Pembangunan fisik wilayah akan terus berjalan, dan yang tak kalah penting, sektor ini menciptakan ribuan lapangan kerja baru serta menggerakkan sektor turunan seperti konstruksi, perdagangan bahan bangunan, dan transportasi. Ini adalah roda ekonomi yang terus berputar," terang Isnaini.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X