Minggu, 19 Juli 2026

Angkat Potensi UMKM Lokal, KKM UNDAR Jombang Pasang Plang Kampung Pentol di Dusun Mojoranu

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Senin, 16 Februari 2026 | 21:55 WIB
Salah seorang pekerja sedang beraktivitas di salah satu UMKM pembuatan pentol di Dusun Mojoranu, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang. (SketsaNusantara.id)
Salah seorang pekerja sedang beraktivitas di salah satu UMKM pembuatan pentol di Dusun Mojoranu, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang. (SketsaNusantara.id)

 

SketsaNusantara.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Darul Ulum (UNDAR) Jombang yang bertugas di Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, meresmikan pemasangan plang potensi desa bertuliskan “Kampung Pentol” di Dusun Mojoranu, Senin 16 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret mahasiswa dalam mengangkat dan memperkuat identitas ekonomi lokal yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat.

Dusun Mojoranu dikenal sebagai sentra produksi pentol rumahan. Berdasarkan data lapangan mahasiswa KKM, terdapat empat produsen pentol aktif yang beroperasi di dusun tersebut. Usaha-usaha ini tidak hanya menopang ekonomi keluarga pemiliknya, tetapi juga mempekerjakan masyarakat sekitar dalam proses produksi.

Baca Juga: Mengapa Muhammadiyah Kerap Berbeda dalam Menetapkan Awal Puasa Penjelasan Metode Hisab hingga Kalender Hijriyah Global Tunggal

Selain itu, sekitar 20 orang penjual pentol berasal dari Dusun Mojoranu yang setiap hari berjualan ke berbagai wilayah di sekitar Mojoagung hingga luar daerah. Produk pentol hasil produksi dusun ini pun telah didistribusikan ke berbagai daerah. Hal ini menjadikan Mojoranu sebagai salah satu titik penting perputaran ekonomi berbasis UMKM di Desa Tanggalrejo.

Koordinator Desa (Kordes) KKM UNDAR Desa Tanggalrejo, Sigit Andiska, menjelaskan, pemasangan plang tersebut berangkat dari pengamatan langsung mahasiswa terhadap potensi ekonomi warga.

“Kami melihat sendiri bahwa Dusun Mojoranu punya potensi luar biasa. Banyak warga yang memiliki usaha pentol dan itu bukan usaha biasa, tapi sudah menjadi sumber ekonomi keluarga," terang Sigit.

Baca Juga: Detik-Detik Mobil MBG Disoraki Siswa MTs di Tenjo Bogor, Telat Datang, Anak Terpaksa Menunggu Sebelum Pulang

Sigit menjelaskan, bahkan ada empat produsen yang aktif memproduksi dan mempekerjakan warga sekitar. Ditambah lagi sekitar 20 orang menjadi penjual pentol ke berbagai daerah.

Artinya, kata dia, ini sudah menjadi ekosistem ekonomi. "Sayang sekali potensi sebesar ini tidak diberi identitas yang kuat,” kata Mahasiswa Prodi Menejemen UNDAR ini. 

Menurut Sigit, keberadaan plang “Kampung Pentol” bukan sekadar papan nama. Tetapi, tandas dia, merupakan simbol pengakuan atas kerja keras warga.

Baca Juga: Jadi Sorotan Media Asing, Inilah Beragam Tradisi Unik Perayaan Imlek di Indonesia, Semarak Tahun Baru China dengan Akulturasi Budaya yang Penuh Makna

“Kami ingin orang yang lewat tahu bahwa Mojoranu bukan dusun biasa. Namun, dusun dengan potensi ekonomi yang luar biasa. Identitas ini penting untuk membangun kebanggaan kolektif warga dan memperkuat branding UMKM mereka,” tambahnya.

Ia menegaskan, program ini merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Khususnya pengabdian kepada masyarakat yang menjadi komitmen akademik Universitas Darul Ulum Jombang.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X