“Sebagai mahasiswa UNDAR, kami tidak hanya belajar teori di kelas. Pengabdian kepada masyarakat harus terasa manfaatnya. KKM ini menjadi ruang pembuktian bahwa ilmu yang kami peroleh bisa berdampak langsung," urainya.
Sigit menambahkan, ini juga bagian dari implementasi nilai Trisula UNDAR, terutama ketekunan dan kepedulian. "Kami tekun melakukan observasi, berdialog dengan warga, lalu mengeksekusi program yang benar-benar dibutuhkan,” ujarnya.
Sigit berharap pemasangan plang ini menjadi awal dari pengembangan yang lebih luas. Dikatakan, seperti penguatan kemasan produk, pemasaran digital, hingga perluasan jaringan distribusi.
Pemerintah Desa Tanggalrejo dan warga Dusun Mojoranu menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKM UNDAR. Mereka menilai program ini mampu meningkatkan semangat para pelaku UMKM sekaligus mempertegas identitas ekonomi dusun.
Dengan adanya identitas resmi ini, Dusun Mojoranu diharapkan tidak hanya dikenal sebagai wilayah permukiman biasa, tetapi juga sebagai kampung kreatif berbasis ekonomi kerakyatan.
Mahasiswa KKM UNDAR pun berharap langkah kecil ini dapat menjadi pemantik kolaborasi lanjutan antara warga, pemerintah desa, dan perguruan tinggi dalam mengembangkan potensi lokal Desa Tanggalrejo secara berkelanjutan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Laksanakan KKM, Mahasiswa Undar Jombang Siap Kolaborasi Majukan Potensi Desa Bandarkedungmulyo
KKM Tematik UNDAR 2026 Resmi Dibuka di Desa Tanggalrejo, Dorong Optimalisasi Potensi Lokal dan Penguatan Digital
Bantu Pahami Literasi Keuangan Digital Bagi UMKM, Mahasiswa UNDAR Lakukan Pendampingan di Kampung Martabak