SketsaNusantara.id - Tim Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Darul Ulum (UNDAR) Jombang telah melaksanakan agendanya di Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang. Mereka memulai tugas kampus pada Minggu 3 Agustus 2025.
KKM di lokasi ini mengambil tema “Optimalisasi Pemanfaatan Tenaga Surya dan Pengolahan Sampah Organik Sebagai Solusi Desa Berkelanjutan”. Tema tersebut akan dirincikan ke dalam dua program besar. Digital marketing dan optimasi website desa serta perakitan tenaga surya untuk publik dan pemberdayaan eco-brick.
Dukungan 24 peserta mahasiswa yang terdiri dari komposisi prodi teknik mesin, teknik elektro, teknik sipil, teknik informatika, ilmu hukum, manajemen, psikologi, pendidikan agama Islam, dan ilmu al-Qur’an tafsir sangat dinantikan kontribusi nyatanya.
Zainal Arifin selaku kepala desa setempat mengatakan tantangan desa sebagai ujung tombak paling barat dari kabupaten yang mendapat julukan sebagai kota santri. Hal ini mengingat berbatasan langsung dengan Kabupaten Kediri di sebelah selatan dan Kabupaten Nganjuk di sebelah barat.
"Ketiga wilayah ini dipertemukan dengan titik sentral Brak’an dan pertigaan Mengkreng yang dilalui oleh jalan lintas nasional lini tengah di Jawa Timur," terang Zainal, Kamis 18 Agustus 2025.
Alumni UNDAR 2001 silam ini juga menyebutkan beberapa potensi dan program desa yang mungkin bisa dikolaborasikan dengan teman-teman mahasiswa.
"Diantaranya pembangunan green-house pertanian buah melon, pemetaan pendirian gerbang kabupaten. Selanjutnya, rintisan pengelolaan sampah organik dan anorganik, prototype mesin pompa air tenaga surya, aktivasi website desa, dan lain sebagainya," beber dia.
Sementara, perwakilan kampus UNDAR, Cholid Ma’arif mengenalkan komposisi prodi mahasiswa yang mengikuti KKM. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ini menambahkan, KKM bertujuan untuk menjaring mana saja potensi yang dalam waktu terdekat bisa diakomodir oleh kedua belah pihak.
Ia menyampaikan harapan dan pesan kepada para mahasiswa. Dia menteorisasikan KKM dengan konsep tasawuf al-Ghazali yang meliputi: iman, islam, dan ihsan.
Baca Juga: Dialog Jaga Kerukunan, Kemenag Jombang Gelar Diskusi Pengembangan Kampung Moderasi Beragama
“Dalam hal ini, perguruan tinggi selain memilki peran pendidikan dan peneitian, di dalamnya juga terkandung pengabdian. Nah, pengabdian ini jika diartikan satu makna dengan dengan konsep ihsan. Yaitu agar mahasiswa mengabdi dengan tulus di masyarakat selayaknya hamba yang beribadah seakan melihat Allah dan begitu juga sebaliknya,” jelasnya.
Selama melaksanakan kegiatan KKM, mahasiswa memilih Dusun Kedungasem sebagai basecamp tempat tinggal. Mereka melaksanakan tugas kampus selama satu bulan kedepan, hingga tanggal 02 September 2025.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Kegiatan Edukasi dan Praktik Hidroponik Sederhana untuk Anak Usia Dini di SDN Locare 1
Buntut Curanmor, UNEJ akan Kembali Menjadikan Lumajang sebagai Lokasi KKN Mahasiswa jika Ada Jaminan Keamanan
Mahasiswa KKN UNEJ Sosialisasikan Program PROTEKSI untuk Atasi Hama Lalat Buah di Desa Locare