Minggu, 19 Juli 2026

Jembatan Rusak di Way Pengubuan Ancam Keselamatan Pelajar, Anak Sekolah Nekat Menyeberang Demi Pendidikan

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Jumat, 13 Februari 2026 | 10:00 WIB
Anak-anak sekolah melintasi jembatan gantung rusak di Way Pengubuan demi tetap bisa belajar setiap hari. (X/RadioElshinta)
Anak-anak sekolah melintasi jembatan gantung rusak di Way Pengubuan demi tetap bisa belajar setiap hari. (X/RadioElshinta)

SketsaNusantara.id - Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan kembali menjadi sorotan publik.

Sejumlah anak sekolah di Kampung Tanjung Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, terpaksa mempertaruhkan keselamatan demi menempuh pendidikan.

Mereka nekat melintasi jembatan gantung yang rusak parah setiap hari untuk bisa sampai ke sekolah.

Baca Juga: Remaja Mengamuk Minta Motor Ninja Viral di Medsos, Sorotan pada Pola Asuh dan Pengendalian Emosi

Informasi tersebut dibagikan melalui akun X @RadioElshinta yang menyoroti kondisi jembatan penghubung antar wilayah tersebut.

“Sejumlah anak sekolah di Kampung Tanjung Ratu nekat melintasi jembatan gantung yang rusak parah demi menuju sekolah,” tulis akun tersebut.

Jembatan yang dimaksud merupakan penghubung vital antara Kampung Tanjung Ratu dan Kampung Purnama Jaya.

Baca Juga: Dugaan Penipuan dan Tindakan Represif SPPG di Yogyakarta Picu Sorotan Publik

“Jembatan penghubung Kampung Tanjung Ratu dan Kampung Purnama Jaya di Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, hingga kini tak kunjung diperbaiki,” lebih lanjut akun tersebut memberikan keterangan.

Setiap hari, para pelajar harus melewati jembatan yang kondisinya memprihatinkan.

Struktur jembatan terlihat miring dan sebagian rangka besinya tampak rusak. Meski demikian, anak-anak tetap berusaha melintasinya dengan penuh kehati-hatian.

Baca Juga: Waspada Pencurian Jelang Ramadhan! Rumah Warga Sumberpakem Dibobol Maling, Perhiasan hingga Pompa Air Raib Digondol

“Kondisi tersebut membahayakan keselamatan warga, khususnya para pelajar yang setiap hari harus melintas,” tulis akun @RadioElshinta.

Kalimat ini mencerminkan betapa tingginya risiko yang dihadapi para siswa hanya untuk mengakses pendidikan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X