Jembatan gantung tersebut menjadi satu-satunya jalur utama yang menghubungkan kedua kampung.
Jika tidak digunakan, warga harus menempuh jalur alternatif yang jauh lebih panjang dan sulit dijangkau, terutama bagi anak-anak usia sekolah dasar maupun menengah.
Kerusakan jembatan bukan sekadar retakan kecil atau papan lapuk. Dari dokumentasi yang beredar, tampak bagian rangka besi melengkung dan beberapa elemen konstruksi terlihat tidak lagi kokoh.
Sungai yang mengalir di bawahnya pun menambah tingkat risiko apabila terjadi insiden.
Situasi ini tentu sangat mengkhawatirkan, terlebih saat musim hujan tiba dan debit air meningkat. Jika jembatan semakin rapuh, potensi kecelakaan bisa saja terjadi sewaktu-waktu.
Unggahan tersebut juga menyampaikan harapan masyarakat agar ada tindakan cepat dari pemerintah daerah.
“Warga pun berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah perbaikan sebelum menimbulkan korban, Kamis, 12 Februari 2026,” tulis akun @RadioElshinta.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @RadioElshinta, kondisi jembatan yang tak kunjung diperbaiki menjadi perhatian serius masyarakat.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi teknis dan mengambil langkah konkret, baik berupa perbaikan sementara maupun pembangunan ulang jembatan yang lebih kokoh.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Misteri Dewi Sri: Dari Telur Sakral hingga Jelmaan Ular Sawah, Inilah Legenda Kesuburan yang Masih Dipercaya Petani Jawa
Viral! Guru SDN Jelbuk 02 Jember Lakukan Tindakan di Luar Batas ke 6 Siswa Usai Hilang Uang 75 Ribu, Dinas Pendidikan Ambil Tindakan Ini
BP Taskin Bidik Jember Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Sinergi dengan Pusat Jadi Kunci Utama Jember Bebas Kemiskinan Ekstrem
Shopee Big Ramadan Sale 2026 Digelar 40 Hari, Inovasi Teknologi dan Promo Agresif Siap Temani Ramadan Generasi Muda
Jokowi Jalani Diperiksa hingga Malam Hari, Buntut Kasus Tuduhan Ijazah Palsu