SketsaNusantara.id – Wacana pengiriman pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Gaza dalam kerangka Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) menuai sorotan tajam.
Bukan hanya menjadi perbincangan hangat di dalam negeri, isu ini bahkan jadi sorotan media asing karena dinilai berkaitan langsung dengan posisi Indonesia dalam konflik Palestina – Israel.
Di tengah perdebatan publik, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintah untuk berhati-hati dan mempertimbangkan kembali rencana tersebut.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menilai Dewan Perdamaian yang disebut-sebut sebagai 'payung' pengiriman pasukan, masih belum memiliki kejelasan terkait rancangan dan skema misi perdamaiannya.
"Karena itu, Indonesia harus berhati-hati jika memang benar-benar akan mengirimkan tentara ke Gaza," ucap Sudarnoto di hadapan awak media pada hari Rabu, 11 Februari 2026.
Menurutnya, keputusan pengiriman pasukan berpotensi menimbulkan konsekuensi politik dan moral terhadap posisi Indonesia yang selama ini konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.
Sudarnoto juga mengingatkan adanya kemungkinan Indonesia terseret dalam agenda geopolitik negara besar, seperti Amerika Serikat (AS).
Terlebih, Dewan Perdamaian masih belum diketahui posisinya, apakah berada di bawah wewenang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) atau badan internasional lainnya.
Sudarnoto menilai, hingga kini belum ada kejelasan apakah dewan perdamaian yang digagas Donald Trump berada di bawah otoritas resmi PBB atau justru berada dalam kerangka lain seperti International Stabilization Force (ISF).
MUI khawatir apabila Indonesia terjebak dalam agenda kekuasaan Amerika Serikat atau terlibat dalam misi yang belum memiliki legitimasi internasional yang kuat.
"Misi perdamaian dalam perspektif ISF sangat berbahaya. Sepanjang yang saya ketahui, ISF belum menjadi entitas resmi tunggal seperti UNIFIL di Lebanon atau UNDOF di Golan yang jelas berada di bawah mandat DK PBB," tuturnya.
Artikel Terkait
Jamuan Makan Malam Prabowo Subianto dan Blinken, Bahas Hubungan Bilateral dan Harapan Perdamaian Palestina
Presiden Prabowo Subianto Harapkan Terobosan Perdamaian di Gaza dan Stabilitas Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Bahas Perdamaian Dunia hingga Solusi Konflik Palestina-Israel, Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB Tuai Apresiasi
Bertujuan Memperjuangkan Two State Solution bagi Palestina, Menlu Sugiono Jawab Perdebatan Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace Bentukan Trump
Bertemu Prabowo Membahas Keanggotaan di Board of Peace, Ini Keputusan Para Tokoh Islam Demi Mendukung Kemerdekaan Palestina