"Sekolah umum yang muslim diganti makanannya kering,"
Sementara bagi pondok pesantren, MBG akan diberikan menjelang jam berbuka puasa.
"(MBG) bulan puasa tetap, pondok pesantren ganti waktu jadi sore, sekolah yang non-muslim seperti biasa, Ibu hamil dan balita seperti biasa," ungkapnya.
Kepala BGN, Dadan Hindayana menjelaskan alasan MBG tetap diberikan walau di bulan puasa.
Baca Juga: Gaji Guru Honorer Dibandingkan Program MBG, Ferry Irwandi Soroti Realita Upah dan Aturan ASN
Dikatakan Dadan, merujuk pada tujuan MBG untuk pencegahan stunting, penyaluran MBG dengan rutin diharapkan dapat membantu mencapai target tersebut.
"Di hari libur, di Ramadan, program kita akan tetap jalan karena target utama kita adalah ibu hamil, menyusui dan anak balita,"
"Karena golden time period-nya pendek sekali karena di situlah stunting dicegah kemudian otak berkembang," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Istimewa! Viral Pendistribusian MBG di Kabupaten Sumenep Jatim Diantar Pakai Mobil Mewah hingga Menuai Kritik, Begini Penjelasan SPPG Sumenep
Program MBG Cenderung Diremehkan di Dalam Negeri, Jepang Kagum dan Apresiasi Indonesia hingga Datang Untuk Studi Banding
Kepala BGN Rencanakan Pendataan Ulang Untuk Anak dari Pernikahan Dini, Siri Hingga Putus Sekolah Agar Terima MBG
Kekhawatiran Lonjakan Harga Pangan Jelang Ramadhan, Program MBG Dinilai Berpotensi Memperparah Situasi Pasar
Gaji Guru Honorer Dibandingkan Program MBG, Ferry Irwandi Soroti Realita Upah dan Aturan ASN