Minggu, 19 Juli 2026

Kepala BGN Rencanakan Pendataan Ulang Untuk Anak dari Pernikahan Dini, Siri Hingga Putus Sekolah Agar Terima MBG

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 21 Januari 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi MBG. (Pexels/Katerina Holmes)
Ilustrasi MBG. (Pexels/Katerina Holmes)

SketsaNusantara.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan rencana perluasan sasaran penerima Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Dadan Hindayana mengatakan bahwa anak-anak yang belum terdaftar negara, seperti anak hasil pernikahan dini dan anak-anak yang putus sekolah nantinya akan mendapatkan MBG.

"Banyak anak-anak balita, termasuk ibu hamil dan menyusui yang belum terdaftar dalam sistem kenegaraan, seperti misalnya anak-anak dari pernikahan dini, pernikahan siri itu tidak punya NIK," katanya, dilansir dari akun Instagram @lambegosiip.

Baca Juga: Istimewa! Viral Pendistribusian MBG di Kabupaten Sumenep Jatim Diantar Pakai Mobil Mewah hingga Menuai Kritik, Begini Penjelasan SPPG Sumenep

Pihaknya berencana untuk melakukan pendataan ulang pada anak-anak yang belum pernah menerima MBG.

Dikatakan Dadan bahwa anak-anak yang belum terdaftar menjadi penerima MBG ini adalah santri pada pesantren yang tidak terdata dari Kementerian Agama, balita, ibu hamil dan menyusui, serta anak-anak usia 0-18 tahun yang putus sekolah.

"Sehingga kita harus data ulang ke setiap RT-RT untuk memastikan bahwa mereka akan mendapatkan makan bergizi termasuk juga anak putus sekolah di usia antara 0 sampai 18 tahun," jelasnya.

Baca Juga: Program MBG Cenderung Diremehkan di Dalam Negeri, Jepang Kagum dan Apresiasi Indonesia hingga Datang Untuk Studi Banding

 Bagi anak-anak yang putus sekolah dan tidak terdaftar pada Sekolah Rakyat, akan dikumpulkan untuk bisa menerima MBG.

"Sebagian yang belum masuk ke sekolah rakyat akan kita kumpulkan di satu tempat untuk dapat MBG," ucapnya.

Alih-alih mendapat dukungan, pernyataan Dadan Hindayana ini justru menuai komentar miring dari netizen.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG Turun Drastis, Kemenkes Kejar Target Zero Accident

"Hidup ini bukan soal tentang MBG pak... Banyakin lapangan pekerjaan aj buat orang tuanya insyaallah mereka dpt mengcover kebutuhan gizi untuk keluarganya," komentar netizen.

"Biar tambah banyak khann anggarannya,, iyaa kann iyaaddoongg," tulis netizen.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X