SketsaNusantara.id - Seorang ibu di Kampar, Riau, membongkar dugaan adanya korupsi anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui unggahan di media sosial, ibu yang diketahui bernama Nurul Oriana ini mengadukan realisasi MBG di lapangan yang menurutnya tidak sesuai anggaran.
Nurul mengatakan bahwa anaknya yang bersekolah di PAUD Melati Air Tiris hanya menerima tiga paket MBG selama lima hari.
Ia memperkirakan total satu paket MBG yang diterima anaknya hanya sebesar Rp6 ribu saja.
Perkiraan harga ini di bawah informasi awal anggaran MBG yang disampaikan sebelumnya, yaitu Rp8 ribu.
Dengan begitu, diperkirakan total makanan yang diterima anaknya hanya sekitar Rp18 ribu saja, dari yang seharusnya Rp40 ribu untuk lima hari.
“Jatah seharusnya 40 ribu untuk 5 hari, yang dapat dek porsi kecil, yang sampai 18 ribu,"
"Sisanya 22 ribu tidak tersampaikan kek mana gak ah," imbuhnya.
Nurul pun menduga adanya indikasi korupsi dana anggaran MBG.
"Itu baru 1 murid. Kalau dikali 1000 anak? Menyala dompet koruptor,” ungkapnya, dilansir dari akun Instagram @trenggaleknow
Unggahan Nurul tersebut lantas viral di media sosial.
Artikel Terkait
Klarifikasi Kepala BGN Dadan Hindayana Konfirmasi Sopir MBG Penabrak Siswa di Cilincing, Bukan Sopir Utama?
Siapa Pemilik Dapur SPPG dan Mobil MBG yang Tabrak Siswa di SDN 01 Kalibaru? Ini Faktanya
Bukan Hanya Sopir, Ini Pihak yang Wajib Bertanggung Jawab Penuh Atas Tragedi Mobil MBG Tabrak Siswa di Cilincing Menurut Ahli Hukum
Inilah Sosok AI Sopir Mobil MBG yang Tabrak 20 Siswa dan 1 Guru SDN 01 Kalibaru, Benarkah Orang Dalam SPPG?
Update Kondisi Terkini Korban Murid SD Tertabrak Mobil MBG di SDN 1 Kalibaru Cilincing