Kamis, 4 Juni 2026

Misteri Jatuhnya Pesawat ATR 42 di Makassar Mulai Terkuak Black Box Akhirnya Ditemukan!

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Kamis, 22 Januari 2026 | 18:30 WIB
Black box ATR 42 PKTHT berhasil ditemukan.  (X/GerryS)
Black box ATR 42 PKTHT berhasil ditemukan. (X/GerryS)

 

SketsaNusantara.id - Upaya mengungkap penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PKTHT yang jatuh di sekitar wilayah Makassar mulai menemukan titik terang.

Salah satu elemen paling krusial dalam investigasi kecelakaan penerbangan, yakni black box pesawat, akhirnya berhasil ditemukan.

Dilansir SketsaNusantara.id dari informasi yang disampaikan langsung oleh akun X (Twitter) @GerryS alias Gerry Soejatman melalui unggahan di media sosialnya.

Baca Juga: Mengenal Black Box: Saksi Bisu yang Akan Menjawab Misteri Jatuhnya Pesawat ATR 42 500 di Gunung Bulusaraung

Dalam unggahannya, @GerryS menyebut bahwa temuan tersebut merupakan perkembangan signifikan setelah sebelumnya pesawat dilaporkan hilang kontak.

“Blackbox pesawat ATR42-500 PKTHT yang jatuh di sekitar Makassar akhirnya ditemukan. Foto menunjukkan bahwa salah satu dari recorder masih terletak di dalam bagian belakang pesawat dekat ekor,” tulisnya.

Penemuan black box menjadi perhatian utama karena perangkat ini menyimpan data penting terkait kondisi pesawat sebelum kecelakaan terjadi.

Baca Juga: Diduga Black Box Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan, Penyebab Jatuhnya Akan Segera Terungkap?

Black box terdiri dari dua komponen utama, yakni Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR).

Keduanya berfungsi merekam data teknis penerbangan serta percakapan awak kokpit yang sangat penting untuk proses investigasi.

Gerry Soejatman juga mengungkapkan bahwa dalam konferensi pers yang dilakukan pihak berwenang, telah dikonfirmasi bahwa kedua perangkat perekam tersebut berhasil ditemukan.

“Dalam press conference yang dilakukan, terlihat bahwa ada 2 black boxes yang ditemukan. Berarti, Flight Data Recorder dan Cockpit Voice Recorder sudah ditemukan,” lanjutnya.

Temuan ini membuka peluang besar bagi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk segera melakukan analisis mendalam terhadap penyebab kecelakaan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X