Minggu, 19 Juli 2026

Update Penangkapan Sudewo: KPK Minta Para Korban Pemerasan Buka Suara

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 21 Januari 2026 | 08:30 WIB
Usai penangkapan Sudewo, KPK minta para korban untuk buka suara. (Instagram/sudewoofficial)
Usai penangkapan Sudewo, KPK minta para korban untuk buka suara. (Instagram/sudewoofficial)

SketsaNusantara.id - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali membuka ruang pelaporan publik dalam pengusutan kasus korupsi. Kali ini, perhatian tertuju pada pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

KPK meminta calon perangkat desa yang merasa diperas untuk segera menyampaikan informasi.

Laporan tersebut dinilai penting guna mengungkap pola pemerasan yang diduga berlangsung sistematis.

Baca Juga: 4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi Jual Beli Jabatan di Pati yang Seret Bupati Sudewo, KPK Sebut Ada 'Tarif Khusus'

Kasus ini menyeret nama Bupati Pati Sudewo dan sejumlah kepala desa. KPK menyebut pengungkapan masih terbuka dan membutuhkan keterangan dari para korban.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyatakan praktik tersebut diduga tidak hanya terjadi di satu wilayah.

Ia menyebut masih ada kecamatan lain yang berpotensi mengalami perlakuan serupa.

Baca Juga: KPK Ungkap Alasan Pemeriksaan Bupati Pati Sudewo Dilakukan di Polres Kudus, Budi Prasetyo: Supaya...

“Masih ada 20 kecamatan lagi (di luar Kecamatan Jaken). Jadi, kami mengimbau kepada calon perangkat desa, ini pasti diperlakukan sama nih, dimintai juga oleh korlap (koordinator lapangan) atas perintah dari SDW, tentunya agar yang bersangkutan kooperatif memberikan informasi,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa malam, 20 Januari 2026.

KPK menilai calon perangkat desa berada dalam posisi korban pemerasan. Karena itu, lembaga antirasuah meminta mereka tidak ragu memberikan keterangan secara terbuka.

“Jadi, jangan takut, karena perangkat desa ini adalah korban pemerasan. Kemudian agar semakin membuat terang perkara ini, serta bisa mengungkap hingga tuntas jika ada modus tindak pidana korupsi serupa untuk pengisian jabatan-jabatan lain maupun juga ada sesuatu peran dari pihak-pihak lainnya,” ujar Asep.

KPK sebelumnya mengonfirmasi telah melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Pati.

Operasi tersebut berlangsung pada 19 Januari 2026 dan menjadi OTT ketiga sepanjang tahun ini.

Dalam operasi itu, Bupati Pati Sudewo turut diamankan penyidik. Sehari setelahnya, KPK mengumumkan penetapan empat tersangka dalam perkara pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X