SketsaNusantara.id - 10 Bus yang membawa perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu atau AMPB telah tiba di Gedung KPK pada Senin pagi, 1 September 2025.
Kedatangan ratusan warga Pati ini salah satunya untuk mendesak KPK menetapkan Bupati Pati, Sudewo sebagai tersangka.
Agenda ini merupakan aksi lanjutan dari demonstrasi di Kabupaten Pati pada 13 Agustus 2025 lalu.
Kedatangan perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu ini disambut langsung oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
Di Gedung Merah Putih, Budi menerima beberapa perwakilan rombongan yang menuntut KPK untuk menetapkan Sudewo sebagai tersangka dalam kasus suap proyek DJKA.
Dalam pertemuan tersebut, ada momen unik yang dilakukan perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu.
Setelah melakukan audensi, salah satu perwakilan AMPB memberikan kalung kepada Budi Prasetyo.
Kalung ‘unik’ tersebut merupakan simbol dan dukungan masyarakat Pati kepada lembaga anti rasuah tersebut untuk tegas dan berpihak kepada rakyat dalam mengusut kasus korupsi.
Kalung yang diberikan merupakan untaian dari minuman herbal kemasan merek Tolak Angin.
Artikel Terkait
5 Fakta Demo Pati 13 Agustus 2025, Tuntut Bupati Sudewo Mundur, Donasi Warga hingga Bendera One Piece di Tengah Aksi Massa
Akhirnya Muncul! Pernyataan Bupati Pati saat Temui Massa Demo 13 Agustus 2025 dari Atas Tank, Sudewo: Saya Akan...
Kericuhan Warnai Demo Pati 13 Agustus, Kapolresta Pati Singgung Kehadiran Brimob, Kombes Pol Jaka Wahyu: Bukan untuk Menekan
Immanuel Ebenezer Harapkan Amnesti dari Prabowo Subianto, Komisaris KPK: Itu Tidak Layak!
Miris! Suami Pegawai KPK Jadi Salah Satu Tersangka Kasus Pemerasan Sertifikasi K3 di Kemenaker, Siapa?
Sentil KPK? Mahfud MD Sebut Immanuel Ebenezer Tidak Bisa Ditangkap Tangan, Eks Menko Polhukam: Teknis Hukumnya Dia...
Ferry Irwandi Ungkap Perkembangan Demo DPR, Ajak Masyarakat Kawal Aspirasi dan Jangan Terprovokasi Wacana Darurat Militer
Damar Sagara Hina dan Wajarkan Kematian Affan Kurniawan, Netizen: Tandain Orangnya Jangan Sampai Lolos!
Gaya Petantang-Petenteng Saat Hina Kematian Affan Kurniawan Hilang, Damar Sagara Gunakan Ayah Sebagai Tameng Permintaan Maaf