Minggu, 19 Juli 2026

Hati-Hati Para Pedagang! Modus Penipuan Baru Berkedok Pinjam Uang Tunai Diganti QRIS

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Selasa, 20 Januari 2026 | 20:15 WIB
Rekaman CCTV menunjukkan terduga pelaku penipuan saat bertransaksi di gerai minuman sebelum meminjam uang tunai.  (X/RadioElshinta)
Rekaman CCTV menunjukkan terduga pelaku penipuan saat bertransaksi di gerai minuman sebelum meminjam uang tunai. (X/RadioElshinta)

“Namun hingga waktu yang ditunggu, pria yang datang menggunakan sepeda motor dengan pelat nomor B-3759 IT tidak kunjung kembali ke gerai,” tulis @RadioElshinta menegaskan kronologi kejadian.

Kasus ini pun menjadi perhatian karena modus yang digunakan terbilang sederhana, namun efektif memanfaatkan rasa empati dan kepercayaan korban.

Pihak Radio Elshinta juga menyampaikan imbauan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Diimbau agar para pedagang untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap modus serupa, terutama ketika melibatkan peminjaman uang dengan janji penggantian belakangan,” tulis @RadioElshinta.

Pesan ini ditujukan khususnya bagi pelaku usaha kecil dan pedagang yang sering berinteraksi langsung dengan konsumen.

Modus penipuan dengan dalih pembayaran digital seperti QRIS dinilai semakin marak seiring meningkatnya penggunaan transaksi non-tunai di masyarakat.

Pelaku memanfaatkan kepercayaan bahwa sistem pembayaran digital bersifat praktis dan mudah dilakukan, sehingga korban cenderung tidak menaruh curiga ketika dijanjikan penggantian melalui QRIS.

Kasus ini juga menyoroti pentingnya kewaspadaan dalam transaksi sehari-hari, terutama ketika melibatkan uang tunai di luar mekanisme penjualan resmi.

Pedagang disarankan untuk menolak permintaan peminjaman uang, meskipun disertai janji pengembalian melalui transfer atau QRIS, demi menghindari potensi kerugian.

Penyebaran rekaman CCTV diharapkan dapat membantu proses identifikasi pelaku serta menjadi pembelajaran bagi masyarakat luas.

Meski nilai kerugian terbilang tidak besar, kejadian ini mencerminkan celah yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan dengan memanfaatkan rasa percaya dan situasi informal di lingkungan usaha kecil.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X