SketsaNusantara.id - Banjir melanda sejumlah wilayah di Indonesia sejak awal Januari 2026, salah satunya Pulau Siau, Kabupaten Kepualuan Sitaro, Sulawesi Utara.
Wilayah tersebut dilanda banjir pada Senin dini hari, 5 Januari 2026 sekitar pukul 2.30 WITA.
Berdasarkan data awal Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 5 Januari 2025, banjir bandang tersebut menyebabkan 9 orang meninggal dunia.
Baca Juga: Sumur Bor Korban Banjir Disebut Capai Rp150 Juta, Warga Aceh Timur Unggah Bukti Sumur Rp15 Juta
Dalam laman resminya, BNPB mengungkapkan, banjir bandang di Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara telah surut pada Senin siang.
Sementara itu, berdasarkan data pada 5 Januari 2025 BNPB menyebutkan jumlah korban meninggal akibat banjir di Sitaro sebanyak 11 orang.
“Peristiwa ini mengakibatkan 11 orang meninggal dunia,” begitu informasi yang ditulis BNPB sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Baca Juga: Kayu Gelondongan Jadi Tantangan Relawan saat Distribusi Bantuan Banjir Bandang Aceh
Hingga Selasa pagi, 6 Januari 2026, jumlah korban meninggal dunia bertambah.
Hal tersebut disampaikan Humas Basarnas Sulawesi Utara, Nuriadin Gumeleng.
“Hingga Selasa, 6 Januari 2026 pukul 8.00 WITA, data korban yang meninggal dunia akibat banjir bandang di Pulau Siau sebanyak 14 orang,” ungkapnya.
Baca Juga: Usai Banjir Bandang, Warga Nagan Raya Temukan 5 Titik Gelembung Gas
Banjir yang melanda 4 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sitaro ini juga menyebabkan 4 orang hilang serta 18 lainnya luka-luka.
Artikel Terkait
Buntut Kasus Nenek Elina, Ormas Madas Laporkan Wawali Surabaya Armuji ke Polda Jatim atas Dugaan Penyebaran Konten Hoaks, Warganet Meradang
Kemenlu RI Dorong Jalan Damai atas Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro demi Cegah Eskalasi Konflik Global
Jember Targetkan Jadi Lokomotif Ekonomi Wilayah Tapal Kuda
Inilah 3 Alasan yang Diduga Bikin Doraemon Berhenti Tayang di RCTI, Benarkah Karena Ada Program Lain?
5 Fakta Penemuan 400 Pohon Sawit Ilegal di Pasaleman Cirebon, Bupati Imron: akan Diganti Tanaman Lain