Minggu, 19 Juli 2026

Jember Targetkan Jadi Lokomotif Ekonomi Wilayah Tapal Kuda

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Selasa, 6 Januari 2026 | 10:12 WIB
Bupati Jember Gus Fawait saat menyampaikan paparan. (Dok Diskominfo Jember)
Bupati Jember Gus Fawait saat menyampaikan paparan. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id – Kabupaten Jember kini tengah memperkuat posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi utama di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur.

Visi strategis ini disampaikan oleh Gus Fawait dalam acara pengukuhan Iqbal Reza Nugraha sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember yang baru di Gedung Serba Guna BI Jember.

Gus Fawait menegaskan bahwa sebagai salah satu wilayah terbesar, Jember memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi barometer kemajuan bagi daerah-daerah di sekitarnya.

Baca Juga: Apresiasi Kebijakan Pemkab Jember, Wisatawan Asal Lumajang Sebut Masih Banyak yang Harus Dikembangkan

Meski menyadari tantangan riil berupa angka kemiskinan yang masih signifikan, ia optimistis hal tersebut dapat diatasi melalui kebijakan transformatif yang terukur.

Dalam penyampaiannya, Gus Fawait memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan oleh para pemimpin daerah di wilayah Tapal Kuda, seperti Situbondo, Bondowoso, Lumajang, dan Banyuwangi.

Namun, Gus Fawait menekankan perlunya Jember mengambil peran sebagai "motor penggerak" melalui integrasi kebijakan jangka pendek hingga jangka panjang.

Baca Juga: Pemkab Jember Resmi Perpanjang Kerjasama dengan Maskapai Fly Jaya, Gus Fawait: Direncanakan Ada Penambahan Jadwal Penerbangan

Salah satu langkah konkret yang diprioritaskan adalah revitalisasi Bandara Jember. Infrastruktur udara ini diproyeksikan menjadi gerbang internasional yang menghubungkan Jawa Timur bagian timur dengan pusat ekonomi nasional dan pariwisata dunia.

"Kami memproyeksikan pada tahun 2027 akan dilakukan pengembangan landasan pacu (runway) agar pesawat berbadan lebar dapat mendarat. Tujuannya jelas, yakni mempercepat konektivitas ekonomi antara Jember, Jakarta, hingga Bali," jelas Gus Fawait.

Selain fokus pada infrastruktur, Gus Fawait menggarisbawahi krusialnya peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter dan mendukung pertumbuhan sektor riil di daerah.

Baca Juga: Jelang Tahun Baru, Pemkab Jember Resmi Lantik 8.344 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu

Sinergi antara pemerintah daerah dan BI diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat guna menekan angka kemiskinan secara efektif.

Optimisme besar menyelimuti masa depan kawasan timur Jawa ini. Gus Fawait meyakini bahwa citra wilayah Tapal Kuda akan bertransformasi dari kawasan tertinggal menjadi zona ekonomi yang kompetitif di tingkat nasional.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X