Minggu, 19 Juli 2026

PMB PTKIN 2026 Resmi Dibuka, Kemenag Usung Pendidikan Islam Ramah Difabel dan Sistem Seleksi Lebih Inklusif

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Kamis, 25 Desember 2025 | 11:30 WIB
Kementerian Agama RI meresmikan PMB PTKIN 2026. (Facebook/Kementerian Agama RI)
Kementerian Agama RI meresmikan PMB PTKIN 2026. (Facebook/Kementerian Agama RI)

SketsaNusantara.id - Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi merilis tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) Tahun 2026.

Informasi ini disampaikan melalui unggahan akun Facebook resmi Kementerian Agama RI, yang menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pada PMB PTKIN 2026, Kementerian Agama mengusung tema besar “Pendidikan Islam Ramah Difabel”.

Baca Juga: Genjot Literasi, Mahasiswa IAI-UW Jombang Gelar Pelatihan Karya Ilmiah

Tema ini menjadi penanda transformasi sistem seleksi mahasiswa baru di lingkungan PTKIN agar lebih adaptif terhadap kebutuhan calon mahasiswa berkebutuhan khusus.

Dilansir SketsaNusantara.id dari keterangan resmi yang disampaikan, Kemenag menegaskan bahwa tema tersebut merupakan bentuk komitmen nyata dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi yang inklusif.

“Pendidikan Islam Ramah Difabel” dimaknai sebagai upaya membuka ruang yang setara sejak tahap awal pendaftaran hingga proses pembelajaran di perguruan tinggi.

Baca Juga: Sidang Putusan Demonstran Digelar, PN Jember Digeruduk Aksi Mahasiswa Desak Hentikan Kriminalisasi

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Amin Suyitno, menjelaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui transformasi sistem seleksi nasional.

“Kami melakukan transformasi pada sistem SPAN dan UM-PTKIN melalui pengenalan Sistem Pemetaan Disabilitas dan Sistem Rekomendasi Peminatan,” sebutnya.

Lebih lanjut, Prof. Amin menegaskan bahwa langkah ini bertujuan agar kampus dapat menyiapkan skema pendampingan yang tepat sejak dini.

Baca Juga: ITB Resmi Buka Jalur Seleksi Siswa Unggul Mulai 2026, Kesempatan Baru Calon Mahasiswa Berprestasi

“Tujuannya agar pihak kampus dapat menyiapkan skema pendampingan yang tepat sejak dini, sehingga mahasiswa difabel dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan optimal,” ujarnya.

Dalam unggahan lanjutan, Kementerian Agama juga merinci mekanisme seleksi PMB PTKIN 2026. Sistem penerimaan mahasiswa baru mencakup seleksi nasional dan seleksi mandiri yang dikelola oleh masing-masing perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, seperti UIN, IAIN, dan STAIN.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X