SketsaNusantara.id - Kabar mengejutkan datang dari Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang yang terjaring OTT KPK pada Kamis, 18 Desember 2025.
Kabar pemimpin tertinggi di Kabupaten Bekasi yang mendasar terjaring OTT KPK membuat publik heboh.
Bahkan kolom komentar di akun Instagram @ade_kuswara_kunang dibanjiri komentar bernada sindiran dari warganet.
Baca Juga: Siapa Bupati Bekasi Sekarang? Inilah Profil dan Biodata Ade Kuswara Kunang yang Terjaring OTT KPK
Diketahui bahwa Ade Kuswara Kunang adalah satu dari 10 pejabat yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebelum ditengkap, ruang kerja bupati yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini sempat disegel KPK.
Saat ini Bupati Bekasi itu tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak KPK.
Baca Juga: Baru 9 Bulan Duduk di Kursi Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya Kini Terjaring OTT KPK
Dilansir dari bekasikab.go.id, dijelaskan bahwa Ade Kuswara Kunang ini baru dilantik pada 20 Februari 2025 lalu.
Itu artinya, Ade Kuswara Kunang bersama dengan Wabup Asep Surya Atmaja baru 10 bulan memimpin Kabupaten Bekasi.
Masih dari sumber yang sama dijelaskan bahwa Ade Kuswara Kunang berhasil memecahkan rekor sebagai bupati termuda di Jawa Barat.
Saat pelantikan, Ade Kuswara Kunang tercatat masih berusia 31 tahun 6 bulan. Ia lahir tanggal 15 Agustus 1993.
Dinobatkan sebagai bupati termuda karena rata-rata usia pendahulunya diatas 40 tahun.
Artikel Terkait
Tak Lagi Tangani Kasus Korupsi Chromebook, Postingan Hotman Paris Tentang 2 Tipe Klien Disorot Netizen: Ini Nyenggol Nadiem?
Klarifikasi Tegas Ridwan Kamil Usai Diperiksa KPK Soal Korupsi BJB: Saya Tidak Tahu, Apalagi Menikmati
10 Ucapan Perayaan Hari Anti Korupsi Sedunia 2025, Kalimat Bermakna untuk Medsos 9 Desember Mendatang
Daftar Twibbon Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 9 Desember 2025, Ada Desain Baru yang Resmi Siap Unggah di Instagram
Eks Penyidik KPK Soroti Kayu Gelondongan Terbawa Banjir, Duga Ada Korupsi dan Keterlibatan Pejabat
Sidang Kasus KUR Fiktif BTN BSD Ungkap 34 Pengajuan Tak Dikenal, Dana Rp13,97 Miliar Hilang dan Mengarah ke Pola Korupsi Terstruktur