Sabtu, 18 Juli 2026

Banjir Rendam Ribuan Pemukiman Warga, DPRD Jember Ancam Sanksi Tegas Bagi Pengembang Perumahan Nakal

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Rabu, 17 Desember 2025 | 19:43 WIB
Banjir terjang pemukiman warga. (Dok Diskominfo Jember)
Banjir terjang pemukiman warga. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id - Intensitas hujan di Jember cukup tinggi, akibatnya membuat beberapa kecamatan terjadi banjir hingga menggenangi pemukiman warga.

Tak hanya itu, banjir juga menerjang pemukiman warga di wilayah perkotaan khususnya diperumahan yang ditengarai adanya sepadan sungai yang menyempit akibat didirkan bangunan.

Ketua Komisi C DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo mengatakan, kejadian banjir yang menggenangi perumahan warga menjadi perhatian serius, karena bisa dipastikan terdapat masalah di lokasi banjir tersebut.

Baca Juga: Bandara Notohadinegoro Butuh Perbaikan Infrastuktur, DPRD Jember Dorong Fasilitasnya Segera Dibenahi

“Kami merasa prihatin dengan kejadian banjir ini, apalagi kemarin dampaknya luar biasa besar. Karena lumpur dan air sudah masuk ke pemukiman warga,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu 17 Desember 2025.

Ia mengungkapkan, kondisi ini menjadi perhatian serius karena sudah ada ribuan rumah yang terdampak akibat banjir kemarin.

“Maka ini menjadi warning bagi kami untuk melakukan pengawasan secara menyeluruh, sehingga penyebab terjadinya banjir ini bisa diketahui,” imbuhnya.

Baca Juga: Rencana Pembangunan Street Food di Area Alun-alun, DPRD Jember Minta Pemerintah Lakukan Kajian dan Uji Publik Terlebih Dulu

Untuk mengurai persoalan ini Ardi menegaskan, akan memastikan site plan dari perumahan di Jember apakah sudah sesuai dengan regulasi atau tidak.

“Karena kemarin banjir ini terjadi di perumahan salah satunya, kami akan pastikan apakah site plannya sesuai atau tidak. Termasuk perizinan dari pendirian perumahan tersebut,” tegasnya.

Bila nantinya ditemukan pelanggaran, khususnya penggunaan sepadan sungai yang berdiri bangunan maka akan ada sanksi yang tegas sesuai regulasi.

Baca Juga: Dorong Pembuatan Sistem Pengawasan Pendapatan Berbasis Digital, DPRD Jember: Jangan Ada Kebocoran PAD Lagi

“Pasti akan ada sanksi yang tegas dari Pemkab Jember. Apalagi kejadian ini tidak hanya sekali saja, melainkan sudah banyak ditemukan beberapa pengembang yang memanfaatkan sepadan sungai,” paparnya.

“Kami pastikan pengembang yang nakal akan mendapatkan sanksi, bila tidak mengikuti regulasi yang ada,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X