Kamis, 4 Juni 2026

Rumah Kontrakan di Jombang Jadi Lokasi Budidaya Ganja, Polisi Sita Ratusan Tanaman, Warganet: Padahal Menanam, Bukan Menebang Pohon

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 17 Desember 2025 | 07:00 WIB
Budidaya ganja di rumah kontrakan Jombang, Jawa Timur. (Instagram.com/@jabodetabek24info)
Budidaya ganja di rumah kontrakan Jombang, Jawa Timur. (Instagram.com/@jabodetabek24info)

Pria berusia 43 tahun itu diketahui merupakan warga asal Surabaya.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menjelaskan hasil temuan di rumah kontrakan tersebut.

Dari dalam bangunan, petugas menemukan ratusan tanaman ganja siap panen. Polisi juga menemukan daun ganja basah dalam jumlah kilogram.

Selain tanaman hidup, terdapat pula ganja yang telah diproses. Beberapa tanaman ditemukan telah direndam di dalam toples.

Seluruh barang bukti kemudian diamankan oleh petugas dari lokasi kejadian.

Kapolres Jombang menyampaikan bahwa barang bukti yang disita jumlahnya cukup besar.

Polisi menyebut temuan tersebut berasal dari satu lokasi kontrakan. Temuan itu kemudian menjadi dasar pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami sita 110 batang ganja dan daun ganja 5,3 kg," ungkap Ardi kepada awak media, Senin 15 Desember 2025.

Polisi juga mengungkap bahwa budidaya ganja tersebut telah berlangsung selama tiga bulan. Berdasarkan pengakuan pelaku, tanaman ditanam di empat titik berbeda.

Lokasi penanaman berada di kamar depan, kamar belakang, dapur, dan halaman belakang.

Setiap titik penanaman disusun menyerupai greenhouse tertutup. Polisi menilai metode yang digunakan tidak biasa. Teknik tersebut membuat aktivitas di dalam rumah tidak mudah terdeteksi warga sekitar.

Penanaman ganja dilakukan menggunakan tenda dan pengatur suhu ruangan. Sistem tersebut dirancang agar tanaman dapat tumbuh optimal. Seluruh proses dilakukan di dalam ruangan tertutup.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Polisi menelusuri kemungkinan keterkaitan dengan jaringan penyalahgunaan narkotika lainnya. Proses penyidikan masih terus berjalan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X