BRI juga terus menjalankan transformasi jangka panjang melalui program “BRIVolution Reignite” yang menekankan penguatan bisnis inti serta peningkatan kapabilitas pendanaan.
Strategi diversifikasi turut digerakkan melalui pengembangan “Second Engines of Growth”, termasuk penguatan segmen konsumer dan fokus pada layanan bullion atau bank emas.
Dalam lini bullion service, Pegadaian sebagai anak usaha BRI meluncurkan aplikasi Tring yang mempermudah masyarakat bertransaksi emas secara digital.
Dengan lebih dari 4.000 cabang, inisiatif ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memperluas sumber pertumbuhan grup sekaligus mendorong layanan inklusif bagi sektor produktif dan ekonomi rakyat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Asta Cita dan UMKM: Cara BRI Mendorong Pemerataan Ekonomi Nasional Lewat Desa BRILiaN, Klaster Usaha, dan Platform Digital
Kinerja Holding Ultra Mikro BRI, Salurkan Pembiayaan Rp632,1 Triliun kepada 34,5 Juta Debitur, Genjot Simpanan Mikro Nasional
BRI Pimpin Sindikasi Pembiayaan BRI SSMS Rp5,2 Triliun, Dorong Ekspansi Industri Sawit dan Penguatan Agribisnis Nasional
Tabungan Emas Holding Ultra Mikro BRI Melonjak 66,9 Persen, Investasi Rakyat Tembus 13,7 Ton Hingga September 2025
Dorong Ekonomi Kerakyatan, BRI Tuntaskan Penyaluran 83,2 Persen Kuota KUR 2025 bagi UMKM di Seluruh Indonesia
BRI Manajemen Investasi Resmi Mencatatkan KIK EBA Syariah Senilai Rp1,95 Triliun di Bursa Efek Indonesia
Tingkatkan Proteksi Transaksi, BRI Ajak Nasabah Waspada dan Jaga Kerahasiaan Data Perbankan