Minggu, 19 Juli 2026

BRI Umumkan Indeks Bisnis UMKM Q3-2025: Aktivitas Masih Ekspansif, Ekspektasi Pelaku Usaha Melesat Hadapi Akhir Tahun

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 2 Desember 2025 | 18:02 WIB
Dukungan BRI terhadap UMKM. (Dok. BRI)
Dukungan BRI terhadap UMKM. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Aktivitas usaha pelaku UMKM pada Triwulan III 2025 tercatat masih berada dalam fase ekspansi.

Data ini terlihat pada rilis Indeks Bisnis UMKM BRI yang menunjukkan nilai 101,9. Pada periode yang sama, tingkat optimisme pelaku usaha juga meningkat.

Kenaikan tersebut terlihat dari Indeks Ekspektasi Bisnis yang mencapai 120,7, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya. Kondisi ini menggambarkan keyakinan pelaku UMKM terhadap peluang usaha menjelang akhir tahun.

Baca Juga: Batik Siger Lampung Melesat Berkat Pemberdayaan Rumah BUMN BRI, Bukti UMKM Lokal Naik Kelas dan Mendunia

Pergerakan indeks tersebut dipengaruhi sejumlah faktor yang mendorong produktivitas. Harga bahan baku yang stabil dan ketersediaan barang input menjadi salah satu penopang utama.

Situasi cuaca yang mendukung turut membantu peningkatan kegiatan pertanian dan hasil tangkapan nelayan pada berbagai wilayah. Kombinasi faktor ini mendorong aktivitas usaha tetap berada pada zona positif.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan bahwa kondisi tersebut ditopang banyak aspek yang bergerak bersamaan.

Baca Juga: BRI Sabet Penghargaan GCSA dan International CSR Excellence Awards 2025 Berkat Inovasi Sosial Berkelanjutan di Seluruh Indonesia

“Harga barang input yang relatif stabil dan mudah didapat, serta kondisi cuaca yang kondusif mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dan hasil tangkapan ikan nelayan,” ujarnya. Kondisi pasar yang mendukung turut memengaruhi kenaikan omzet pada beberapa komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan.

Menjelang akhir tahun, sejumlah proyek pemerintah dan swasta juga menambah dorongan bagi sektor konstruksi. Aktivitas masyarakat yang kembali normal setelah libur sekolah dan momen Hari Besar Keagamaan Nasional membantu memperbaiki kinerja pelaku usaha yang berada di sekitar pusat aktivitas tersebut.

Situasi ini membuat para pelaku UMKM menilai prospek usaha pada Q4-2025 akan lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.

Meski demikian, rentabilitas usaha pada Q3-2025 tercatat mengalami tekanan. Penurunan ini dipengaruhi turunnya omzet dan kenaikan harga input, terutama pada sektor industri pengolahan dan perdagangan.

Kenaikan harga barang dagangan juga membuat volume penjualan melambat, sehingga memengaruhi kemampuan usaha menghasilkan laba dalam periode tertentu.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X