Minggu, 19 Juli 2026

BRI Umumkan Indeks Bisnis UMKM Q3-2025: Aktivitas Masih Ekspansif, Ekspektasi Pelaku Usaha Melesat Hadapi Akhir Tahun

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 2 Desember 2025 | 18:02 WIB
Dukungan BRI terhadap UMKM. (Dok. BRI)
Dukungan BRI terhadap UMKM. (Dok. BRI)

Akhmad menambahkan bahwa ekspektasi investasi tetap meningkat. “Sementara itu, kegiatan investasi masih meningkat sejalan dengan ekspektasi kegiatan usaha yang akan membaik ke depan,” ucapnya.

Peningkatan permintaan pada perayaan Natal dan Tahun Baru, serta percepatan belanja pemerintah, menjadi faktor pendukung yang diperhitungkan pelaku usaha.

Secara sektoral, sebagian besar sektor masih berada pada zona ekspansif. Sektor konstruksi berada pada posisi terkuat dengan indeks 112,0. Sektor pertanian juga mencatat akselerasi berkat harga input yang terjangkau dan musim kemarau basah yang mendukung produktivitas.

Sementara itu, sektor pertambangan masih tumbuh meskipun melambat akibat regulasi daerah dan tingginya curah hujan pada beberapa wilayah.

Beberapa sektor lain mengalami perlambatan, seperti industri pengolahan, perdagangan, hotel dan restoran, serta pengangkutan. Kondisi tersebut dipengaruhi normalisasi permintaan dan lemahnya daya beli.

Pada saat yang sama, sektor jasa tetap ekspansif seiring kembali normalnya aktivitas pekerja dan pelajar.

Survei dilakukan BRI Research Institute pada 21 September hingga 4 Oktober 2025 dengan melibatkan 7.064 responden UMKM dari 33 provinsi. Nilai indeks di atas 100 menggambarkan persepsi positif lebih dominan.

Dengan prospek ekonomi yang diperkirakan membaik, pelaku UMKM tetap menilai kemampuan pemerintah menjalankan tugas utama berada pada level tinggi, tercermin dari IKP sebesar 121,1.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X