Minggu, 19 Juli 2026

2 Bupati Menyatakan Tidak Mampu Tangani Bencana, Status Darurat Nasional Jadi Sorotan setelah Respons Prabowo di Sumatera

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 2 Desember 2025 | 18:30 WIB
Salah satu wilayah yang terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatra. (X/@LembagaKERIS)
Salah satu wilayah yang terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatra. (X/@LembagaKERIS)

Surat itu melaporkan jumlah korban jiwa mencapai 15 orang, sementara 3.123 kepala keluarga mengungsi dari rumah mereka. Ancaman banjir luapan, banjir bandang, dan tanah longsor membuat angka tersebut terus bertambah.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, turut menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak dapat melaksanakan penanganan darurat secara optimal.

“Mengingat kondisi dampak bencana ini, kami selaku Bupati Aceh Tengah menyatakan ketidakmampuan dalam melaksanakan upaya penanganan darurat bencana sebagaimana mestinya,” ungkap Haili. Pernyataan itu mempertegas besarnya tekanan pada daerah dalam menghadapi bencana beruntun.

Situasi tersebut memantik reaksi dari legislatif di tingkat provinsi. Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Dr. Sutarto M.Si, meminta pemerintah pusat menetapkan status Darurat Bencana Nasional untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia menilai akses bantuan yang masih terhambat di beberapa kawasan memperlambat proses penanganan. Sutarto menjelaskan bahwa jalur darat yang belum sepenuhnya terbuka membuat distribusi bantuan menjadi terhambat.

Sikap berbeda disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat meninjau kawasan terdampak di Tapanuli Tengah pada 1 Desember 2025. Ia menyampaikan bahwa kondisi saat ini masih dapat ditangani tanpa perubahan status.

“Kita monitor terus. Saya kira kondisi yang sekarang ini sudah cukup,” ujar Prabowo. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi yang terlibat dalam penanganan bencana di wilayah Sumatera.

Prabowo menambahkan pentingnya menjaga kerja bersama dalam kondisi darurat.

“Kita hadapi musibah ini dengan tabah dan dengan solidaritas, semuanya kita atasi dengan kompak, negara kita kuat sekarang, mampu untuk mengatasi,” pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X