TPF akan dipimpin oleh Wakil Rais Aam PBNU, KH Anwar Iskandar dan KH Afifuddin Muhajir. Mereka ditugaskan melakukan penelusuran secara menyeluruh terhadap berbagai informasi yang muncul.
Miftachul menambahkan, “Untuk mendapatkan kesahihan dari berbagai informasi tersebut, kami akan menugaskan tim pencari fakta untuk melakukan investigasi secara utuh dan mendalam terhadap berbagai informasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.”
Dengan langkah tersebut, PBNU mengupayakan proses yang terukur untuk memahami isu publik terkait internal organisasi.
Selain pembentukan TPF, PBNU juga menyiapkan langkah selanjutnya berupa penyelenggaraan muktamar. Agenda itu diperlukan untuk menjaga jalannya organisasi sesuai mekanisme yang berlaku.
Meskipun belum ada waktu pasti, PBNU menegaskan bahwa proses tersebut akan dilakukan segera. Rapat pleno juga menjadi opsi yang dapat dilakukan sebelum muktamar. Langkah itu bertujuan memastikan keberlangsungan aktivitas organisasi.
Gus Yahya terpilih sebagai Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-34 yang berlangsung pada Desember 2021. Berdasarkan ketetapan organisasi, periode jabatannya seharusnya berlangsung hingga 2026. Selama masa jabatannya, ia sempat menghadapi beberapa polemik publik.
Salah satunya terkait undangan akademisi pro-zionis Peter Berkowitz dalam kegiatan akademik NU. Peristiwa itu sempat menimbulkan reaksi dari sejumlah kelompok. Kontroversi lain berkaitan dengan pembahasan konsesi tambang yang melibatkan PBNU dalam pertemuan dengan Presiden pada Agustus 2024.
Dengan berbagai dinamika tersebut, PBNU kini memasuki proses penataan internal yang melibatkan TPF dan persiapan muktamar. Langkah itu menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan organisasi sesuai keputusan struktur kepemimpinan tertingginya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Internal Pengurus Nahdlatul Ulama Minta Gus Yahya Mundur dari Jabatan Ketua Umum PBNU, Ini Alasannya!
Viral KH Miftachul Akhyar Tandatangani Surat Rencana Pemakzulan Gus Yahya dari Jabatan Ketua Umum PBNU
Gus Yahya Buka Suara Soal Isu Pemakzulan, Tegaskan Rapat Syuriyah Tak Berwenang dan Risalah Rapat Picu Pertanyaan di Internal PBNU
Kisruh Internal PBNU Memanas! Gus Yahya Tolak Permintaan Mundur dari Rais Aam, Nyatakan Sanggup Jalani Amanat Hingga Batas Waktu yang Ditentukan
Gus Yahya Tolak Tegas Desakan Mundur dari Syuriyah PBNU Sebagai Ketua Umum, Ini Alasannya