Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengungkapkan bantuan logistiknya sempat direbut warga.
“Memang berseliweran ya, bukan hanya di Aceh Taminag, tadi di Sumatera Utara tepatnya di Tapanuli Tengah saat kita mendistribusikan logistik ke Bandara Pinangsori,” tuturnya dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat, 28 November 2025.
Suharyanto menambahkan, akses darat menuju sejumlah wilayah yang terdampak banjir memang sempat terputus.
“Justru yang beredar di Jakarta sana, malah kejadian di Sibolga dan Tapanuli Tengah, di Aceh Tamiang munkin sama ya, apalagi masih putus,” terangnya.
Ia juga menyebutkan, akses dari Banda Aceh ke Lhokseumawe juga masih terputus hingga menyebabkan beberapa daerah terisolir.
Meski pendistribusian bantuan di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah terkendala akses, namun beberapa wilayah lainnya berhasil ditembus baik melalui jalur udara maupun darat.
“Di luar Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah, relatif sudah bisa ditembus baik lewat udara maupun darat,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Bongkar Penyebab Bencana Sumatra! Data Laporan Ferry Irwandi yang Mengungkap Fakta Mengejutkan di Balik Cuaca Ekstrem dan Kerusakan Lingkungan
Gus Fawait Sampaikan Pesan Prabowo, Dorong Optimalisasi Lahan dan Ekonomi Petani di Semboro Jember
Indofood UI Ultra 2025 Hadir dengan Tema Neon Glow Run, Kompetisi Lari Malam hingga Fajar yang Siap Menjadi Pengalaman Paling Dinanti di Akhir Tahun
Jatim Gelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk Mitigasi Dampak Erupsi Gunung Semeru
Salurkan Bantuan Kendaraan Roda Tiga di Jember, Anggota DPRD Jawa Timur Dorong Keterlibatan Masyarakat Atasi Persoalan Sampah
Polres Jember Mulai Terapkan Tilang Elektronik per Desember 2025, Ini Kelengkapan Kendaraan yang Harus Disiapkan
Keterbukaan Informasi Jember Kian Mengkilap, Pertahankan Predikat Informatif dengan Skor Melesat
Terpilih Aklamasi, Mahasiswa Sastra Indonesia Unej Nahkodai KOPRI Hingga 2026